Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Kalsel-Kaltim Jalin Kerjasama,  Pelaku Usaha bukukan Transaksi Dagang Senilai Rp 13.770.942.000

Kerjasama perdagangan Kalsel-Kaltim disepakati dan menghasilkan transaksi dagang senilai Rp 13.770.942.000

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Penandatangan komitmen bersama kedua daerah Govermen to Govermen atau (G to G), antara Kadisdag Kalsel dan Kadis Perindagkop & UKM Kaltim, Rabu (20/10/2021). 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Forum Kerjasama Perdagangan Kalsel-Kaltim menandatangani komitmen bersama kedua daerah Govermen to Govermen atau (G to G), antara Kadisdag Kalsel dan Kadis Perindagkop & UKM Kaltim.

Pertemuan itu dilakukan sebagai wujud tekad bersama untuk saling membantu dalam upaya pemenuhan kebutuhan bahan pokok maupun barang lainnya serta berupaya membantu kelancaran distribusi lalulintas barang antara kedua daerah sehingga bisa membantu pelaku usaha untuk kelancaran pengiriman barang dan stabilitas ketersediaan barang. 

Kegiatan ini langsung dibarengi dengan mempertemukan pelaku usaha Kalsel dengan Kaltim bisnis to Bisnis (B to B). Hasilnya,  setelah melalui negosiasi antar pelaku usaha akhirnya terjadi transaksi real senilai Rp. 13.770.942.000. 

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, Rabu (20/10/2021) menyambut baik forum kerjasama Kalsel Kaltim tersebut. 

Baca juga: Harga Emas di Banjarmasin Stabil, Transaksi Perdagangan Stagnan

Baca juga: Minyak Goreng Wajib Kemasan, Ini yang dilakukan Dinas Perdagangan Kalsel

"Setelah adanya pertemuan dan kerjasama, akhirnya ada transaksi riil pelaku usaha," kata dia. 

Dijelaskan Birhasani, komoditi yang disepakati terjadinya transaksi yakni dari beberapa komoditi pertanian, seperti cabe, jahe, ikan kering, kunyit, kemiri, ayam, garam, produk kerajinan dan asesoris lainnya. 

Dijelaskan Birhasani, dalam transaksi tersebut kebanyakan pihak pelaku usaha Kalsel  sebagai penjual, artinya komoditas dan produk Kalsel peluang pasarnya sangat terbuka di Kalteng. 

Penandatanganan kontrak antar pelaku usaha pun dilakukan. 

Birhasani mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan realisasi program kerjasama perdagangan yang tahun 2018 lalu ditandatangani oleh Gubernur Kalsel bersama Gubernur lainnya se Indonesia. 

Baca juga: Dirikan Perusda Perdagangan Karet, Bupati Balangan Lengkapi Persyaratan

Kedatangan rombongan Kalimantan Timur yang kedatangannya dipimpin Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Prov Kaltim ini, merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Kalsel dalam kegiatan yang sama pada tahun 2019.

"Kerjasama perdagangan dua daerah ini sangat strategis guna saling membantu saling melengkapi, dan tentunya memperluas akses pasar berbagai komoditas dan produk dari kedua daerah, terlebih kedepan Kaltim sebagai Ibukota Indonesia, posisi Kalsel tentunya sebagai salah satu pintu gerbang dan penyangga pangan Ibukota Negara kedepannya, " tandas Birhasani. (Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved