Breaking News:

Berita HSS

PPKM HSS Naik Lagi ke Level 3, Sekda Sebut Bukan Karena Kenaikan Kasus Covid-19

Sempat turun ke level 2, kini PPKM di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)  kembali naik level 3

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
Diskominfo HSS
Ilustrasi-Sekda HSS , Drs H Muhammad Noor, membuka sekaligus memimpin rapat pertemuan bersama BPJS Kesehatan, dalam Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Tingkat HSS, di Aula Rakat Mufakat, Jumat (27/8/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Sempat turun ke level 2, kini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)  kembali naik level 3.

Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Muhammad Noor mengatakan, kenaikan level ini bukan karena adanya tren kenaikan kasus covid-19 di Hulu Sungai Selatan (HSS).

Apalagi, kasus covid-19 di Hulu Sungai Selatan (HSS) hanya tersisa dua orang saja. 

Total jumlah kasus positif yakni 2212 orang. Dengan rincian dalam perawatan dua orang.  Keduanya dirawat di Rumah Sakit Brigjen H Hasan Basri. 

Baca juga: Sempat di Level 1, Balangan Kini Kembali Terapkan PPKM Level 3

Baca juga: Vaksinasi Kurang 50 Persen, Kotabaru PPKM Level 3, Dinkes Tunggu Tambahan 12.000 Vaksin Dosis 2

Baca juga: PPKM Level 3, Pemkab Tabalong Targetkan Dua Pekan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tembus 50 Persen

Selain itu, sembuh mencapai 2.136 orang dan meninggal dunia 74 orang. 

Muhammad Noor menyebut, PPKM di HSS naik karena realisasi vaksinasi masih di bawah 40 persen. 

"Capaian vaksin masih rendah makanya naik level lagi," katanya. 

Capaian vaksin yakni 57.478 atau 32, 02 persen untuk dosis pertama dan 32, 152 atau  17, 88 persen dari total sasaran 179.527 persen. 

Selain itu bebernya, Bupati HSS mengeluarkan Instruksi  Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Baca juga: Masih Bertahan di PPKM Level 3, Pemkab Tanbu Gencarkan Vaksinasi Massal

Instruksi Bupati tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
(banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved