Breaking News:

Berita HST

Waspada Melintasi Jalan Sungai Rangas Kabupaten HST, Jembatannya Sering Picu Kecelakaan

Kecelakaan sering terjadi di jembatan Desa Sungai Rangas, Kecamatan Labuanamas Selatan, Kabupaten HST. Aspalnya bergelombang, jalan tidak rata.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Truk tercebur di sekitar Jembatan Sungai Rangas, Desa Sungai Rangas, Kecamatan Labuanamas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (19/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di ruas jalan nasional, Desa Sungai Rangas, Kecamatan Labuanamas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan.

Berdasarkan catatan Banjarmasinpost.co.id, selama 2021, ada lima kasus kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut. Ada kecelakaan tunggal, ada pula yang bertabrakan, dan menimbulkan korban jiwa.

Adapun kasus kecelakaan selama 2021, tercatat pada 20 Maret, BPK Istiqamah terguling di tengah hujan deras, di Jalan A Yani Sungai Rangas. Satu orang meninggal dunia, tujuh orang luka-luka.

Selanjutnya, 20 April 2021, truk mengangkut solar terjungkal di jembatan Sungai Rangas, tidak korban jiwa.

Pada 10 September 2021, pengendara sepeda motor terjepit truk tronton, juga di jalan Sungai Rangas. Berikutnya, 11 Oktober 2021, sebuah mobil tercebur di bawah jembatan Sungai Rangas.

Baca juga: Video Heboh Banget : Mesum di Terminal Pantai Hambawang HST, Remaja Sejoli Tak Sadar Aksinya Direkam

Baca juga: WC Bantuan dari Dinkes HST Bersifat Stimulan, Masyarakat Selesaikan Sendiri Bangunannya

Kemudian, 19 Oktober 2021, sebuah truk kembali tercebur di sekitar Jembatan Sungai Rangas. Tak ada korban jiwa, sopir berhasil selamat. Kerugian Rp 100 juta sebagaimana dirilis Satlantas Polres HST.

Dari sejumlah kecelakaan tersebut, terjadi saat hujan dan titik kejadian di sekitar Jembatan Sungai Rangas.

Menurut warga setempat, salah satu penyebab seringnya kecelakaan di titik tersebut, karena sampai sekarang kondisi jalan beraspal di atas jembatan tersebut tak rata atau bergelombang.

“Bagian tengah jembatan tak sama rata dengan jalan setelah jembatan, sehingga jika mengemudi dengan kecepatan tinggi, mobil akan melambung,” ungkap Aram, warga setempat yang tinggal di sekitar jembatan.

Selain itu, bagian bahu jembatan juga terdapat lubang. Sebenarnya sudah dipasang spanduk berisi peringatan agar pengendaran berhati-hati saat melintasi jembatan tersebut.

Baca juga: Pelajar SMA/SMK di HST Belum Divaksin, Dinkes Akui Persediaan Terbatas

Baca juga: VIDEO Kecelakaan di Kalsel, Truk Tercebur di Bawah Jembatan Sungai Rangas Kabupaten HST

Namun spanduk peringatan yang dipasang di sebelah kiri jembatan menuju arah ke Barabai tersebut dinilai tak efektif. “Harusnya segera diperbaiki agar tak makin banyak korban,” harap Aram.

Diketahui, status Jalan A Yani di Desa Sungai Rangas adalah jalan nasional yang menghubungkan antarkabupaten di Kalsel dan antar provinsi Kalsel ke Kaltim, sehingga statusnya adalah jalan nasional.

Mengenai lokasi rawan kecelakaan tersebut, Kepala Satlantas Polres HST AKP Khamdari yang dikonfirmasi, Rabu (20/10/2021), mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar menindaklanjuti pemeliharaan dan perawatan jalan.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved