Breaking News:

Tajuk

Wisata Tanpa Corona

Setelah dua tahunan sejumlah objek wisata harus ditutup karena ancaman pandemi covid-19 kini saatnya berbenah mempersiapkan diri buka kembali.

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik untuk tingkat Kalimantan Selatan (Kalsel), maupun sejumlah kabupaten/kota memberi angin bagi bangkitnya perekonomian khususnya sektor pariwisata.

Keluar dari PPKM level 4, artinya ada kelonggaran mobilitas masyarakat.

Dan setelah dua tahunan sejumlah objek wisata harus ditutup karena ancaman pandemi covid-19 dengan berbagai ‘jerat’ aturan mulai dari PSBB dan PPKM, kini saatnya objek wisata berbenah dan mempersiapkan diri untuk buka kembali.

Di Banjarmasin, terkait turunnya level PPKM ini, Wali Kota Ibnu Sina pun berharap dunia pariwisata di Banjarmasin pun bisa segera kembali bergeliat.

Salah satunya Wali Kota berkeinginan kawasan wisata siring di Jalan Piere Tendean bisa kembali dibuka.

Meskipun demikian, Ibnu Sina berharap Dinas Kabudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) benar-benar membuat skenario teknis pelaksanaan rencana pembukaan kawasan wisata yang juga menjadi ikon Banjarmasin ini.

Senada diungkapkan Sekretaris DPD ASITA Kalsel, Boy Rahmadi Nafarin. Dirinya sangat bersyukur atas perkembangan yang baik ini.

Langkah ke depan, pihaknya akan berkordinasi dengan dinas pariwisata, membuat program-program kerja, baik untuk berpromosi, maupun memasarkan wisata Kalsel, agar semua masyarakat tahu bahwa sektor pariwisata sudah mulai dibuka kembali.

Pembukaan tentu tidak serta merta, buka begitu saja, seperti sebelum pandemi.

Namun ada beberapa penyesuaian yang harus dilakukan pengelola.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved