Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Dua Hari Pertalite Menghilang dari SPBU, Pertamina Pastikan Stok di Kalsel Aman dan Lancar

Dua hari belakangan,  bahan bakar jenis pertalite menghilang dari SPBU di Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Suasana d SPBU Sabilal Muhtadin yang kehabisan Pertalite. Terpampang pengumuman pertalite dalam pengiriman, Jumat (22/10/2021) sore. 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dua hari belakangan,  bahan bakar jenis pertalite menghilang dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar

"Maaf mas. Pertalite kosong, sisa Pertamax saja lagi. Iya nih pertalite juga cepat habis pula," kata petugas SPBU di Jalan Trikora, Kelurahan Guntung Manggis, Jumat (22/10/2021). 

Warga Gambut, Roni juga mengeluhkan serupa. Sebab biasanya dia mengisi pertalite. Tapi dua hari belakang disisi terpaksa disisi ke Pertamax. 

"Biasanya mengisi pertalite, karena habis jadi isi pertamax saja," kata Roni warga Gambut yang mengisi di SPBU Gambut. 

Baca juga: Pertalite Harga Murah di Banjarmasin Cepat Habis, Warga Minta Tambah Kuota

Baca juga: Pertamina Jual Pertalite Seharga Premium Rp 6.450 Per Liter di Lokasi Ini, Program Langit Biru

Baca juga: CIRI-Ciri Premium Mau Dihapuskan Makin Nampak, Program Langit Biru hingga Diskon Pertalite

Dia menuturkan, kosongnya pertalite bukan hanya terjadi kemarin. Tapi sudah beberapa hari terakhir. "Dan bukan di SPBU ini saja. SPBU lain juga sama, sering kosong pertalite-nya," tuturnya. 

Sementara itu, salah seorang petugas SPBU mengungkapkan, pertalite di tempatnya akhir-akhir ini sering kosong karena jumlah pembeli meningkat dari biasanya.

"Kalau pengiriman dari Pertamina lancar saja, setiap hari pasti ada," urainya

Hanya saja, dia menuturkan jatah BBM dari Pertamina masih kurang untuk melayani pembeli dalam beberapa hari terakhir.

Secara terpisah, Unit Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) Kalimantan, Susanto August Satria memastikan stok BBM jenis pertalite aman untuk Kalsel.  

"Begini, Jika ada yang kosong, itu lebih kepada BBM dalam masa pengiriman," tandas Susanto August Satria. 

Sebab sambungnya, pengiriman BBM sendiri bergantung kepada order dari SPBU kepada Pertamina.

"Kalau ada pesanan baru kami antar, sesuai dengan kuota mereka masing-masing," runutnya. 

Baca juga: BBM Jenis Premium dan Pertalite Dihapus? Ini Penjelasan Menteri ESDM Arifin Tasrif

Satria menuturkan, kuota BBM masing-masing SPBU berbeda-beda. Tergantung sarana dan fasilitas yang dimiliki SPBU.

"Namun ya, rata-rata 8 kilo liter sampai 10 kilo liter sehari," bebernya. 

Untuk pengiriman, dia memastikan saat ini tidak ada kendala. Hanya saja, dalam pengaturan bongkar dan muat menurutnya sedikit memerlukan waktu. (Banjarmasinpost /nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved