Breaking News:

Ekowisata Bekantan Lokbuntar Tapin

Pengunjung Swab Antigen Masuk Wisata Kalsel Area Ekowisata Bekantan Lokbuntar Tapin

Pengunjung wajib Swab Antigen ketika memasuki wisata Kalsel area Ekowisata Bekantan Lokbuntar Tapin di Desa Lawahan Kecamatan Tapin Selatan.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene
Pengunjung wajib Swab Antigen sebelum memasuki kawasan ekowisata Bekantan Lokbuntar Tapin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pengunjung wajib Swab Antigen ketika memasuki wisata Kalsel area Ekowisata Bekantan Lokbuntar Tapin di Desa Lawahan Kecamatan Tapin Selatan.

Hal ini diwajibkan pengelola oleh PT Antang Gunung Meratus untuk menghindari risiko penyebaran Covid-19 ditambah banyak masyarakat desa yang terlibat secara langsung dalam pengelolaan ekowisata Bekantan ini.

Officer Ekowisata Bekantan Lokbuntar Tapin, Jeni mengatakan pelaksanaan wajib swab antigen ini sudah berlaku kurang lebih dua tahun yang lalu.

"Semenjak masif berkembangnya virus Corona, sudah kita berlakukan ini bahwa setiap pengunjung wajib swab," jelasnya.

Baca juga: Wisata Kalsel Bekantan Lokbuntar Tapin, Susur Sungai Jangkau Lokasi Sambil Nikmati Panorama Alam

Baca juga: Pameran Festival Wisata Terapung 2021, Stan Tabalong Dijaga Pria Berpakaian Dayak, Siap Diajak Selfi

Baca juga: Resmi Dibuka, Berikut Jadwal Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2021 di Siring 0 KM Banjarmasin

Jeni mengatakan meskipun wisata Bekantan ini belum dibuka untuk umum namun banyak mahasiswa yang ke tempat ini untuk praktek.

"Setiap bulan selalu ada mahasiswa yang datang untuk magang dan penelitian jadi diwajibkan swab antigen," jelasnya.

Wisata Kalsel, satwa Bekantan di kawasan Ekowisata Bekantan Lokbuntar Kabupaten Tapin.
Wisata Kalsel, satwa Bekantan di kawasan Ekowisata Bekantan Lokbuntar Kabupaten Tapin. (banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Ia mengatakan bila dari hasil swab antigen ini ada pengunjung yang reaktif maka yang bersangkutan tidak diizinkan untuk masuk ke wilayah ekowisata Bekantan Lokbuntar ini.

"Alhamdulillah, sejak diberlakukan sampai saat ini semua pengunjung dalam hal ini para mahasiswa kita belum ada yang kedapatan reaktif," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved