Breaking News:

Berita Tanahbumbu

VIDEO Pabrik Biodiesel di Kabupaten Tanbu Diresmikan Presiden Joko Widodo

Pabrik Biodiesel 30 (B30) terbesar di Indonesia Timur PT Jhonlin Agro Jaya milik H Andi Syamsudin Arsyad atau H Isam diresmikan Presiden Joko Widodo.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pabrik biodiesel telah dibangun di Desa Sungai Dua, Kecamatan Simpangempat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Untuk itu, Presiden RI Joko Widodo meresmikan pabrik PT Jhonlin Agro Jaya (JAR), milik pengusaha ternama di Kalsel, yakni H Andi Syamsudin Arsyad atau biasa disapa H Isam, Kamis (21/10/2021).

Putra daerah Kabupaten Tanbu tersebut berhasil membangun Pabrik Biodiesel 30 (B30) terbesar di Indonesia Timur.

Pembangunan pabrik ini mendukung kebijakan energi terbarukan nasional. Dibuktikan dengan investasi pembangunan pabrik keseluruhan ini mencapai Rp 2 triliun.

Baca juga: Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Dukung Biodiesel di Kalsel

Baca juga: Area Pusat Niaga Mulai Kumuh, Perkimtan Tanahbumbu Mulai Bergerak Tata Pasar ini

Baca juga: Sebanyak 36 Anak Yatim Piatu Orangtua Meninggal Covid-19 Lolos Verifikasi Penerima Bantuan di Tanbu

Baca juga:  Lukisan Mural Bikin Tembok Pagatan Tanbu Tak Kumuh Kembali Dirusak Oknum Warga

Sementara itu, pemerintah pusat hingga kini terus menggenjot produksi bahan bakar minyak (BBM) jenis biodiesel berbahan baku produk perkebunan tanaman kelapa sawit dan Jhonlin Group.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang menyambut kedatangan Presiden, merasa sangat bersyukur karena bisa meresmikan langsung pabrik Biodiesel ini.

"Presiden menyempatkan diri meresmikan dua pembangunan di Bumi Lambung Mangkurat , yakni pabrik biodiesel dan Jembatan Sei Alalak hari ini. Kami sangat berterimakasih, Presiden meresmikan pabrik biodiesel ini yang berkapasitas produksi 1.500 ton perhari, membuka lapangan kerja, serta mengurangi devisa negara,"  katanya.

Komisaris Utama PT JAR, Andi Amran Sulaiman, mengatakan, pabrik biodiesel ini dibangun selama 2 tahun dengan total investasi Rp 2 triliun.

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved