Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Bensin Tak Dipasok Lagi, Pertamax Malah Sulit Dibeli di SPBU Kabupaten HST

Pantauan di SPBU Mandingin dan SPBU Durian Gantang, Kabupaten HST, Provinsi Kalsel, tak adanya pasokan bensin membuat Pertamax cepat habis.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Salah satu SPBU di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Seiring dihentikannya pasokan bensin oleh Pertamina, kini tak ada lagi premium bersubsidi itu di SPBU, seperti di SPBU Mandingin dan SPBU Durian Gantang, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Jenis bahan bakar minyak (BBM) tersedia hanya Pertalite, Pertamax, dexlite, Solar dan Pertamax Turbo.

Pantauan di SPBU Mandingin dan SPBU Durian Gantang, Kabupaten HST, tak adanya pasokan bensin membuat Pertamax cepat habis.

Bahkan, banyak pengedara sepeda motor yang biasa pakai Pertamax kecewa karena saat datang ke SPBU jenis bahan bakar tersebut selalu habis.

Baca juga: Dua Hari Pertalite Menghilang dari SPBU, Pertamina Pastikan Stok di Kalsel Aman dan Lancar

Baca juga: Pertalite Harga Murah di Banjarmasin Cepat Habis, Warga Minta Tambah Kuota

“Kapan tersedianya ya, kok selalu habis tiap hari,” kata Mulyadi, seorang pengendara Honda Scoopy.

Karena Pertamax biasa selalu kosong, para pemilik kendaraan bermotor yang tidak direkomendasikan menggunakan bahan bakar Pertalite pun terpaksa membeli Pertamax Turbo.

Tentunya, dengan harga lebih mahal. Harga Pertamax biasa di SPBU Rp 9.200 per liter, sedangkan Pertamax Turbo Rp 10.050 per liter. Sedangkan harga Pertalite Rp 7.850 per liter.

Harga Pertamax di tingkat pengecer juga cukup mahal, yaitu Rp 12.000 per liter dan Pertalite Rp 11.000 per liter.

Baca juga: CIRI-Ciri Premium Mau Dihapuskan Makin Nampak, Program Langit Biru hingga Diskon Pertalite

Baca juga: Kelangkaan BBM di Kalsel, Warga Banjarmasin Keluhkan Mahalnya Solar di Eceran

“Harga ini diberlakukan pengecer setelah Pertamax di SPBU sulit didapat di SPBU,”katanya.

Tak hanya di SPBU Mandingin dan Durian Gantang yang Pertamax “langka”, tapi juga di SPBU lain, seperti di Sungai Rangas dan SPBU di Telang, Kabupaten HST.

Menurut keterangan petugas SPBU Mandingin, pasokan Pertamax memang dikurangi Pertamina.

“Biasanya satu tangki menjadi setengah tangki. Datangnya sering pukul 07.00 Wita. Hanya dalam hitungan satu sampai dua jam, persediaan sudah habis. Jadi, bagi yang datang ke SPBU siang, gak akan kebagian,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved