Breaking News:

Berita Banjarmasin

Dua Peserta dari Kabupaten Kotabaru Unjuk Kemampuan di Fashion Carnaval Kalsel

Sebi warga Kotabaru kenakan kostum bersayap dari rangka dan jaring, tingginya 2 meter, di Lomba Fashion Carnaval Festival Wisata Budaya Pasar Terapung

Penulis: Noor Masrida | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOOR MASRIDA
Warga Kabupaten Kotabaru, Sebi (24), mengenakan kostum yang memiliki sayap di Lomba Fashion Carnaval, hari kedua Festival Wisata Budaya Pasar Terapung, Siring 0 Km, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (23/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fashion Carnaval Festival Wisata Budaya Terapung Kalimantan Selatan, Sabtu (23/10/2021), diikuti peserta-peserta kreatif dari sejumlah daerah di Kalsel. 

Cukup menarik perhatian adalah milik Sebi (24), warga Kotabaru di mana kostum tersebut memiliki sayap yang terbuat dari rangka dan jaring, dengan tinggi lebih dari 2 meter. 

Belum lagi make up cukup menyeramkan serta warna kostum hitam yang cukup mencolok di antara peserta lainnya. 

Sebi, sang pemilik, menamainya Ghost Clams, dengan total berat kurang lebih 55 kilogram. Lantaran hal tersebut pula, lelaki ini tak bisa bergerak terlalu leluasa.

Baca juga: VIDEO Festival Wisata Budaya Pasar Terapung, Peserta Fashion Carnaval Hibur Warga Banjarmasin

Baca juga: VIDEO Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2021, Balangan Promosikan Produk UMKM

Menariknya, Sebi hanya memerlukan waktu 3 hari untuk mengerjakan kostum tersebut dari bahan-bahan daur ulang. Bukan tanpa alasan, dirinya baru mendapatkan informasi perihal lomba ini. 

"Saya kejar terus waktunya biar sempat, saya kerjakan semuanya sendiri, bahannya dari ranting, jaring, kertas koran, plastik, sendok plastik," jelasnya. 

Untuk memasang kostum sebelum acara di mulai, Sebi juga melakukannya sendiri tanpa dibantu kru seperti sebagian peserta lainnya. "Tadi pasangnya sama make up lebih dari satu jam," imbuh Sebi. 

Lain lagi dengan Nadia Zulfa (17) yang juga merupakan perwakilan dari Kabupaten Kotabaru. Membawakan kostum The Queen of Meranti Forest, dia cukup menarik perhatian pengunjung yang ingin berfoto bersama.

Baca juga: Pameran Festival Wisata Terapung 2021, Stan Tabalong Dijaga Pria Berpakaian Dayak, Siap Diajak Selfi

Baca juga: Resmi Dibuka, Berikut Jadwal Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2021 di Siring 0 KM Banjarmasin

Dijelaskan Nadia, kostum ini menceritakan tentang keindahan tentang hutan neranti di Kalsel. Berat totalnya adalah 38 kilogram dengan bahan-bahan kostum daur ulang dari plastik dan kardus. 

"Persiapan untuk ikut lomba fashion ini diperlukan waktu hingga berbulan-bulan lamanya," kata Nadia. 

Selain Lomba Fashion Carnaval, hari kedua Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2021 ini turut dimeriahkan dengan acara pawai budaya, pertunjukan air dan laser di atas Sungai Martapura hingga kesenian Mamanda.

(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved