Breaking News:

Basarnas Banjarmasin

Ketua Dewan Of Board IFRC Sebut Kunci Sukses High Angle Rescue Adalah Kekompakan

Sembilan tim praktikkan High Angle Rescue (HAR) pada SKFRC 2021 di Basarnas Banjarmasin, Jalan A Yani Km 28, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalsel.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SITI BULKIS
Tim peserta 1st South Kalimantan Fire And Rescue Challenge (SKFRC) praktikkan High Angle Rescue (HAR) di Basarnas Banjarmasin, Jalan A Yani Km 28, Landasan Ulin, Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (23/10/2021). 

"Baik dari segi kecakapan, kesigapan, waktu hingga kekompakannya. Cepat namun tidak tepat maka masih kurang bila tidak dibarengi dengan point lainnya," ujarnya. 

Kunci kesuksesan dalam tim adalah kekompakan, terlebih dalam event ini peserta diberikan challenge skenario penyelamatan yang berbeda-beda oleh tim assesor.

Di antaranya ada tim yang harus menyelamatkan korban menggunakan tandu, adapula yang tidak dan adapula yang harus menggendong korban. 

Dari skenario tersebut tentu memiliki tingkat kesulitan yang berbeda, tetapi tim yang memegang poin-poin yang telah disampaikan tersebut maka tidak akan mengalami kendala dalam menyelesaikan challege dengan waktu 40 menit. 

Waktu tersebut harus jeli dimanfaatkan oleh peserta dengan tetap memperhatikan keselamatan dirinya.

Suasana 1st South Kalimantan Fire and Rescue Challenge (SKFRC) di Basarnas Banjarmasin, Jalan A Yani Km 28, Landasan Ulin, Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (23/10/2021).
Suasana 1st South Kalimantan Fire and Rescue Challenge (SKFRC) di Basarnas Banjarmasin, Jalan A Yani Km 28, Landasan Ulin, Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (23/10/2021). (BANJARMASINPOST.CO.ID/SITI BULKIS)

"Jangan sampai tim penyelamat membantu menyelamatkan orang lain tetapi keselamatan dirinya terlupakan. Ia juga harus bisa menyelamatkan orang lain dan dirinya sendiri," jelasnya. 

Masih kata Lydia, mereka juga harus memperhatikan perlengkapan yang digunakan sudah pas atau belum. 

Melalui event ini, dia berharap peserta tidak hanya mengejar kemenangan saja, tetapi bisa menyerap ilmu yang didapat dari event ini hingga sewaktu-waktu siap kapan diperlukan. 

Perempuan bersahaja ini juga memuji Event 1st SKFRC sebagai sebuah terobosan, dan ia berharap event ini bisa berlanjut.

"Dan selanjutnya Kalsel bisa mengirimkan tim penyelamat ini ke jenjang lebih besar di IFRC. Insya Allah, Event IFRC akan diselenggarakan  juga di Yogjakarta pada 25 November sampai 2 Desember 2021," ungkapnya. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved