Breaking News:

Berita Batola

VIDEO Pengaspalan Jalan Anjir Talaran Sampai Tabukan Raya Kabupaten Batola Telah Rampung

Pengaspakan jalan sepanjang 8,5 km Anjir Talaran-Tabukan Raya, Kabupaten Batola, Kalsel, menghabiskan Rp 14.085.268.214 yang bersumber dari DAK.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Jalan sepanjang 8,5 km Anjir Talaran-Tabukan Raya, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel), telah diaspal.

Pengerjaannya menghabiskan Rp 14.085.268.214 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Mudahnya akses yang dirasakan saat ini turut disyukuri Mas'ud, warga Desa Antar Raya, Kecamatan Marabahan,  Kabupaten Batola. Jalur tersebut tepat melintang di depan rumahnya.

"Alhamdulilah dengan perbaikan infrastruktur jalan ini dampaknya sangat positif. Terutama perekonomian masyarakat akan jadi lebih baik," beber Mas'ud, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Pasca Puting Beliung, Warga Desa Sungai Rasau Batola Dirikan Posko

Baca juga: Polemik Sawit Plasma di Kolam Kanan, Kejari Batola Sebut Kerugian Negara Capai Ratusan Juta 

Warga yang kesehariannya sebagai pedagang ini pun menambahkan, meski jalan merupakan milik pemerintah, ia berharap masyarakat pengguna bisa sama-sama menjaga dan merawatnya agar keberlangsungan manfaatnya bisa dinikmati lebih panjang.

Terkait rampungnya pengaspalan hingga Desa Karya Maju Kecamatan Tabukan ini, Wakil Bupati Batola Rahmadian Noor mengungkapkan, ini memang program prioritas di masa jabatannya mendampingi Bupati Hj Noormiliyani.

"Jadi, ruas Anjir Talaran menuju Tabukan Raya ini memang bagian dari kesatuan proyek Kutabamara. Kami akan genjot terus pengerjaannya," ungkap Rahmadi beberapa waktu lalu.

Kemudian, dia juga menyampaikan, hal yang jadi perhatian adalah mengenai tonase angkutan yang melintasinya.

Baca juga: Dari 1.222 Kuota Tersedia, Hanya 336 PPPK di Batola yang Lulus Tahap Pertama

Baca juga: VIDEO Kisah Nenek Jumiati Saat Dinding Rumahnya Ambruk Diterjang Puting Beliung

Jika beban angkutan yang melintas melebihi kapasitas, maka akan berpengaruh besar pada ketahan jalan.

"Mungkin nanti dari Dinas PU untuk memberikan batasan maksimal kendaraan yang boleh melintas. Kalau sudah diterapkan, pengguna jalan diharapkan bisa mematuhi," pungkas Rahmadi.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved