Breaking News:

Travel

Wisata Embung Sawah Jaro Tabalong Tutup Sejak Pandemi, Dimanfaatkan Pengelola untuk Berbenah

tempat wisata Embung Sawah yang ada di Kampung Jawa, Desa Jaro, Kecamatan jaro, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Tempat wisata Embung Sawah yang di Kampung Jawa, Desa Jaro, Kecamatan jaro, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (23/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Saat ini tempat wisata yang ada di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), sudah mulai diperbolehkan untuk dibuka.

Meski begitu, ternyata hal berbeda dipilih pengelola tempat wisata Embung Sawah yang ada di Kampung Jawa, Desa Jaro, Kecamatan jaro, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel.

Sejak adanya pandemi hingga saat ini, mereka lebih memilih masih belum membuka Wisata Embung Sawah untuk umum.

Ketua Pengelola Wisata Embung Sawah, Supriyadi, Sabtu (23/10/2021), mengakui pihaknya sampai sekarang memang masih belum mengoperasionalkan kembali.

Baca juga: Wisata Embung Sawah di Jaro Kabupaten Tabalong Bakal Dikembangkan

Baca juga: Petugas Tegur 6 Warga Pelanggar Protokol Kesehatan di Mabuun Kabupaten Tabalong

"Untuk kondisi saat ini ditutup total sejak akhir Desember 202o, jadi memang sama sekali tidak menerima pengunjung," katanya.

Sedangkan rencana membuka kembali wisata yang menjual panorama alam berupa hamparan sawah berlatar pegunungan ini akan dilakukan akhir November atau awal Desember 2021.

Direncanakan pembukaan kembali wisata Embung Sawah akan coba dirangkai dengan pelaksanaan Aruh Banih ke-4.

Aruh Banih merupakan agenda tahunan di Jaro, namun semenjak adanya pandemi Covid-19, akhirnya juga sempat tak bisa digelar.

Baca juga: VIDEO Berkunjung ke Wisata Embung Sawah di Desa Jaro Kabupaten Tabalong

Baca juga: KS2 dan Aliansi Tabalong Peduli Salurkan Bantuan Korban Rumah Terdampak Longsor dan Terbakar

Ditambahkannya, selama tak dibuka bagi umum ini mereka memanfaatkannya untuk terus melakukan pembenahan fasilitas yang ada.

Di antaranya, perbaikan atap gazebo, spot foto dan juga penambahah fasilitas titian dari kayu yang mengelilingi embung sawah.

Dalam pembenahan ini selain dengan dana mandiri pengelola, juga ada didukung dari pemerintah desa.

"Jadi selama tutup ini kami gunakan untuk pembenahan dan kebersihan, biasanya rutin kita lakukan setiap Sabtu dari siang sampai sore," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved