Breaking News:

Berita Tanahbumbu

Pelaku Gantung Diri di Tanbu Pernah Dirawat di Sambang Lihum, Curhat Sering Dapat Bisikan ini

korban pernah berbisik kepada Ibunya selalu mendapat bisikan menyuruh bunuh diri, sedangkan bisikan lainnya menyuruh untuk tidak bunuh diri.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Eka Dinayanti
Polsek Kusan Hilir
Anggota Polsek saat menunjukkan lokasi gantung diri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Warga Kompleks Cipta Kampung Baru Desa Kampung Baru Kecamatan Kusan Hilir, dibuat geger dengan seorang wanita yang ditemukan bunuh diri.

Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (25/10/2021) sekitar pukul 06.09 Wita, pelaku bunuh diri bernama Kurniawati (24) warga Desa Wirittasi Kecamatan Kusan Hilir.

Menurut Kasi Humas Polres Tanbu AKP H I Made Rasa didampingi Kapolsek Kusan Hilir Ipda Rachmat, evakuasi dilakukan bersama petugas dan pihak keluarga.

Dari keterangan ibu korban, Salasiah, korban pernah dirawat di RS Sambang Lihum 4 tahun yang lalu selama 4 bulan.

Baca juga: Bunuh Diri di Kalsel, Janda Satu Anak di Tanbu, Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah Orangtuanya

Baca juga: Dua Tersangka Pembacok Advokat Jurkani di Tanahbumbu Dibekuk, Tersangka Disebut Dalam Pengaruh Miras

Pada tanggal 23 Juni 2021, korban pernah dibawa ke Psikiater RS Sari Mulya untuk memeriksa kepala korban dengan hasil Normal Brain Scan.

Depresi korban bertambah karena ditinggal suami sedangkan korban punya anak umur 10 bulan.

Pada saat korban dalam kondisi hamil, korban pernah pergi meninggalkan rumah untuk mencari bapak dari anak yang dikandungnya.

"Apabila obat yang diberikan oleh dokter habis, maka korban akan mengamuk dan perilaku tersebut juga diketahui oleh tetangga dekat korban," katanya.

Bahkan, korban pernah berbisik kepada Ibunya selalu mendapat bisikan menyuruh bunuh diri, sedangkan bisikan lainnya menyuruh untuk tidak bunuh diri.

"Si korban pernah menyampaikan ke ibunya bahwa dia ingin mati karena depresi tersebut. Dari perilaku itu membuat Ibu, ayah serta Saudaranya waspada sehingga korban dalam pengawasan keluarga dari benda-benda seperti tali dan benda berbahaya lainnya," katanya.

Namun, hari ini justru menemukan anaknya sudah tergantung.

Baca juga: Harga Kepiting Bakau Kotabaru Meningkat, Anggota Komisi II DPRD Kalsel Minta Desa Kelola Potensi

Baca juga: Pria Warga Banjarmasin Tewas Lakalantas di Jalan PM Noor Banjarbaru, Begini Penuturan Warga di TKP

Itu diketahui sehabis Salat Subuh atau sekitar pukul 05.20 Wita.

Yang mengetahui pertama kali adalah Ibu kandung korban, saat itu pintu kamar tertutup rapat dan terkunci dari dalam sehingga ibu korban mengintip pada lubang yang terdapat di pintu kamar itu.

Alangkah terkejutnya, saat mengintip anaknya sudah dalam keadaan tergantung sehingga mmebuatnya hiteris.

Sementara itu, keterangan medis di Puskesmas Pagatan, korban sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh sudah kaku serta suhu tubuh sudah tidak hangat lagi dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.

"Setelah semua keterangan saksi, keterangan medis diperoleh di TKP selanjutnya berkoordinasi dengan keluarga korban yang menerima keadaan korban dan bersedia membuat Surat Keterangan tidak dilakukan Autopsi," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

  • Berita Terkait :#Berita Tanahbumbu
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved