Kriminalitas Balangan

Amankan Penjual Obat di HSU, Polres Balangan Sita Puluhan Ribu Obat Curah

Polres Balangan menangkap dua pria di Desa Palampitan, HSU dan mengamankan puluhan ribu obat curah

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kapolres Balangan, AKBP Zaenal Arifin memperlihatkan barang bukti berupa obat curah yang diamankan oleh Sat Resnarkoba Polres Balangan saat Press Conference di Mako Polres Balangan, Selasa (26/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Berkedok membuka toko obat, dua tersangka tindak pidana kasus penyalahgunaan narkotika diamankan oleh Sat Resnarkoba Polres Balangan.

Keduanya ialah JM (46) dan MS (40) yang ditangkap di wilayah Desa Palampitan Hulu Sungai Utara, Kalsel. 

Diketahui, kedua tersangka yang diamankan tersebut merupakan hasil dari pengembangan kasus yang melibatkan satu penjual obat curah di wilayah Paringin. 

Secara langsung, Kapolres Balangan, AKBP Zaenal Arifin menerangkan perihal penangkapan terhadap JM dan MS.  Dimana, JM dan MS ialah penjual obat di Desa Palampitan Hulu. 

Rupanya, dibalik toko obat yang mereka operasionalkan, kedua lelaki ini juga menjual obat curah.

Baca juga: BPOM Rilis 53 Obat Tradisional Berbahaya, Bikin Pusing Hingga Sulit Bernafas

Baca juga: Razia Apotik dan Toko Obat, Satpol PP  Banjar Amankan 16 Box Obat Daftar G di Sungai Sipai

Ny, tersangka kasus penyalahgunaan narkotika yang sebelumnya diamankan oleh Satresnarkoba Polres Balangan di Paringin, adalah satu pembeli di tempat mereka. 

"Jadi penangkapan yang dilakukan terhadap JM dan MS adalah hasil pengembangan dari penangkapan Ny di Paringin," ucap AKBP Zaenal Arifin saat press conference bersama awak media di halaman Mako Polres Balangan, Selasa (26/10/2021).

Dari hasil penangkapan itu, didapati puluhan ribu barang bukti berupa obat curah bentuk tablet warna putih yang diduga mengandung Narkotika jenis Karisoprodol. 

Bahkan di rumah JM, lokasi penangkapan, ditemukan pula kertas kotak bekas yang ditempel pada bagian dinding. Dimana pada kertas tersebut, dituliskan tata cara pembelian obat curah. 

"Tolong jangan dibiasakan nukar to duitnya kurang harus 3 biji Rp 21.000, jangan nukar 3, duit 20.000. Kasian kawan. Sadar diriai kalo tatagur," begitulah tulisan pada kertas yang juga turut diamankan sebagai barang bukti. 

JM dan MS, diamankan oleh Satresnarkoba Polres Balangan pada Rabu (20/10/2021). Tidak ada perlawanan yang dilakukan oleh keduanya. Lantas, bersama barang bukti, JM dan MS pun diamankan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. 

Kasat Resnarkoba Polres Balangan, AKP Yadiyatullah menambahkan ada beberapa jenis obat curah yang dijual oleh JM dan MS.  Ada yang berbentuk bulan dan ada pula yang berbentuk kapsul.  

Sementara harga perbutir obat curah, khusus yang bulat, pertabletnya dijual Rp7.000 pada wilayah Amuntai. Sedangkan di Paringin, dipasarkan dengan harga Rp 12.000.

Ada kurang lebih 55.500 butir obat curah yang diamankan pada kasus tersebut. Hingga saat ini, perihal tersangka memproduksi sendiri atau membeli di tempat lain masih dalam pengembangan pihak Polres Balangan. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved