Berita Tanahbumbu
Dinas Perikanan Tanbu Ingatkan Pembudidaya Bioflok Jangan Tergiur Investasi
Dinas Perikanan Tanbu mengingatkan pembudidaya ikan dengan sistem bioflok agar jangan sampai tergiur tawaran investasi
Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Dua tahun terakhir, budidaya ikan dengan sistem bioflok digeluti banyak masyarakat. Bahkan ada yang berani investasi bekerjasama dengan pihak perusahaan.
Namun, masyarakat juga perlu berhati-hati jangan sampai dirugikan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Misalnya saja di Jambi. Banyak nelayan pembudidaya ikan yang dirugikan dan tidak dibayar oleh pihak perusahaan sehingga warga mengalami kerugian miliaran rupiah.
Menyikapi tersebut, Kepala Dinas Perikanan Tanahbumbu, Yulian Herawati, Selasa (26/10/2021), mengingatkan kepada masyarakat pembudidaya ikan agar tidak tergiur tawaran-tawaran seperti itu untuk investasi.
Baca juga: Dukung Pembinaan Desa, Dinas Perikanan Kabupaten Tapin Sediakan Dua Kolam Ikan Lele Sistem Bioflok
Baca juga: Gandeng Owner dePapuyu Banjarbaru, Darmawan Jaya Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Sistem Bioflok
Kendati belum ada yang seperti itu di Bumi Bersujud ini, tetap saja para pembudidaya ikan khususnya bioflok harus berhati-hati.
"Kita disini masih belum ada yang sepertibitu. Karena selama ini pembudidaya mengelola sendiri kolamnya, bukan sistem investasi seperti di Jambi," kata Yulian.
Dia mengingatkan agar pembudidaya yang ada tidak tergiur dengan tawaran-tawan investasi yang membuat mereka rugi bila kedapatan perusahaan yang nakal.
" Lebih baik dikelola sendiri dan kalau ada kendala koordinasi dengan dinas atau penyuluh, kami siap membantu," katanya.
Baca juga: Mantapkan Ketahanan Pangan, 9 Kelompok Wanita Tani di HSS Terima Bioflok dan Hidroponik
Terpisah, Ardi warga Pagatan yang menerapkam bioflok di pekarangannya selama ini masoh fokus mengurus sendiri dan tidak ada tawaran-tawaran investasi.
" Sejauh ini memang lebih baik dikelola sendiri dan kita bisa lebih tahu kondisi ikan dan panen untuk dijual ke pengepul atau di pasar," katanya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kadis-perikanan-saat-pantau-bioflok-di-belakang-kantornya.jpg)