Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO SMAN 8 Banjarmasin Ajukan Usulan ke Disdikbud Kalsel Supaya Bisa Melaksanakan PTM

Siswa dan guru sudah divaksin Covid-19, SMAN 8 ajukan usulan ke Disdikbud Kalsel supaya melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka pada November 2021.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Awal November 2021, SMAN 8 Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, bersiap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Kesiapan sekolah ini terlihat dari capaian vaksinasi dosis ke dua siswa sebanyak 800, dari total 900 siswa.

Selain itu juga, capaian vaksinasi untuk para guru dan tenaga kependidikan, yang sudah mencapai 100 persen.

"Kami sudah mengusulkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, awal November sudah siap PTM. Karena semua fasilitas telah kami siapkan, temasuk vaksinasi dosis ke dua ini," kata Kepala SMAN 8 Banjarmasin, Hj Nailah, kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Wilayah Kelurahan Bakal Berubah, Warga Kompleks AMD Blok C-11 dan C-12 Banjarmasin Resah

Baca juga: Tiga Wakil Kalsel Bertarung di Ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Jakarta

Ia juga mengungkapkan bahwa 100 siswa yang belum mendapatkan dosis vaksin tersebut memang karena tidak mendapatkan persetujuan dari orangtua.

"Ada juga sebagian yang memiliki risiko penyakit, sehingga tidak bisa mendapatkan vaksin Covid-19," jelasnya.

Vaksinasi dosis ke dua bagi para siswa dilaksanakan di halaman sekolah. Kali ini SMA 8 Banjarmasin menggelar vaksin bekerja sama dengan Polresta Banjarmasin dan Biddokes Polda Kalsel.

Kegiatan vaksinasi kali ini rencananya dilaksanakan selama dua hari, yakni hingga Rabu (26/102021).

Baca juga: Polisi Ungkap Peredaran Narkoba Jenis Baru, Oknum Barista di Banjarmasin Diciduk

Baca juga: Sebanyak 18 Tim Ikut Bhayangkara Mural Festival, Pendaftaran Masih Dibuka Polda Kalsel

Totalnya 2.000 vaksin, rinciannya adalah 800 dosis untuk siswa SMAN 8 Banjarmasin dan 200 bagi masyarakat umum pada hari pertama. Kemudian pada hari ke dua sebanyak 1.000 dosis vaksin untuk masyarakat umum.

"Kami sudah menyebarkan informasi hingga ke Pulau Sewangi, Kabupaten Batola, terkait kegiatan vaksinasi ini," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved