Berita Kalsel

Tiga Wakil Kalsel Bertarung di Ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Jakarta

Tiga Wakil Kalimantan Selatan dari Banjarmasin, Kabupaten HSU dan Kabupaten Tanahlaut masuk seleksi Pemuda Pelopor tingkat nasional di Jakarta.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Syaiful Akhyar
Dhea untuk banjarmasinpost.co.id
Dhea Maulida wakil Kalsel dari Banjarmasin saat berada di Jakarta 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tiga Wakil Kalimantan Selatan dari Banjarmasin, Kabupaten HSU dan Kabupaten Tanahlaut masuk seleksi Pemuda Pelopor tingkat nasional di Jakarta, 24-27 Oktober 2021.

Ketiga wakil Kalsel tersebut yakni Dhea Maulida asal Banjarmasin bertanding di katagori Pangan. 

Kemudian Zainal Fuad dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berkompetisi pada kategori agama, sosial dan budaya.

Berikutnya Chairul Abdul Umar dari Kabupaten Tanahlaut bertanding di katagori inovasi Teknologi.

Baca juga: Update Covid-19 Tanahlaut, Nihil Kasus Covid-19 Tersisa 3 Pasien Dirawat Dari Dua Kecamatan

Baca juga: Aturan Terbaru Keberangkatan Umrah Jemaah Indonesia, Selain Vaksin Juga Harus Lewati Masa Karantina

Baca juga: Data Sebaran Terbaru Kasus Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta Masih Tertinggi

Ketiga wakil Banua ini sekarang masing bertarung dengan wakil dari 34 provinsi di Indonesia untuk menjadi yang terbaik.

"Saya merasa bangga mampu mewakili pemuda pelopor Kalsel hingga ke tahap nasional. Saya pun merasa sangat senang bisa bertemu dengan teman-teman hebat dari provinsi lainnya," ujar Dhea Maulida saat dihubungi berada di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Menurut Dhea, kegiatan yang dilakukan saat ini, begitu sampai Jakarta pengarahan dan pencabutan nomor urutan presentasi.

"Hari Senin melakukan outbond, Selasa ini penjurian presentasi dan Rabu pengumuman. Jika terpilih tiga besar, nantinya akan kembali bertanding yang di langsungkan di TVRI Jakarta," ungkapnya.

Ditambahkan Dhea yang mengikuti Pemilihan Pemuda Pelopor Bidang Pangan Tingkat Nasional, saat ini lumayan deg-degan juga, karena disini bertemu sama orang-orang yang hebat dari berbagai provinsi.

"Namun, saya tak boleh terbawa arus, nanti malah jadi berantakan. Jadi, saya harus tenang dan konsentrasi," tandasnya.

Dhea pun bercerita, rencana yang disampaikan ke dewan juri yaitu mengenai kepeloporan yang dilakukan sejak tahun 2016 di Kota Banjarmasin.

"Saya juga menyampaikan inovasi produk lumpia yang saya buat serta dampak yang dirasakan masyarakat," katanya.

Dirinya pun mohon doa masyarakat Banjarmasin dan Kalsel khususnya agar bisa memberikan yang terbaik buat Banua.

"Saya juga sangat berterima kasih atas bimbingan dari dispora provinsi dan juga dispora banjarmasin serta yang paling utama adalah doa orang tua dan juga suami," ucapnya

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved