Breaking News:

Berita Internasional

Bencana Kelaparan Ancam Korea Utara, Rakyat Kim Jong Un Diminta Kurangi Makan 4 Tahun

Agar bisa menghindari ancaman kelaparan itu, Korea Utara pun mengimbau penduduknya untuk mengurangi makan setidaknya sampai tahun 2025.

KCNA via REUTERS Via Kompas.com
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberikan arahan mengenai latihan sub unit mortar tentara Korea Utara, dalam gambar yang dirilis KCNA pada 10 April 2020. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bencana kelaparan mengancam Korea Utara. Negeri Kim Jong Un itu pun mengambil langkah ekstrem demi bertahan.

Agar bisa menghindari ancaman kelaparan itu, Korea Utara pun mengimbau penduduknya untuk mengurangi makan setidaknya sampai tahun 2025 atau selama 4 tahun, menurut laporan.

Diwartakan Fox News dari laporan Radio Free Asia (RFA), ancaman kurang pangan itu sebagai imbas dari penutupan pembatasan dengan China selama Pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, sudah selama 1 tahun terakhir Korea Utara menutup perbatasannya dari China terhitung sejak 2020 lalu.

Namun tak disangka, kebijakan untuk menahan penularan Covid-19 tersebut justru melemahkan ekonomi Korea Utara.

Baca juga: Korea Utara Pimpinan Kim Jong-un Alami Krisis Pangan, Harga Pisang Tembus Rp 600 Ribu Per Kg

Baca juga: Ditembak Mati di Depan 500 Orang, Pria Korea Utara Dieksekusi Gegara Jual Film Korea Selatan

Menurut laporan, harga pangan melambung tinggi hingga terjadi kematian akibat kelaparan.

Sejumlah penduduk Korut menilai permintaan rezim untuk mengurangi makan ini menunjukkan pemimpin tidak menyadari risiko besar di balik krisis ini.

Gambar tak bertanggal yang dirilis oleh kantor berita Korea Utara (KCNA) pada 21 September 2017 menunjukkan Pemimpin Kim Jong Un mengunjungi kebun buah di Provinsi Hwanghae Selatan.
Gambar tak bertanggal yang dirilis oleh kantor berita Korea Utara (KCNA) pada 21 September 2017 menunjukkan Pemimpin Kim Jong Un mengunjungi kebun buah di Provinsi Hwanghae Selatan. (AFP/KCNA VIA KNS)

"Dua minggu lalu, mereka mengatakan dalam pertemuan unit penjaga lingkungan bahwa darurat pangan kami akan berlanjut hingga 2025."

"Pihak berwenang menekankan bahwa kemungkinan membuka kembali bea cukai antara Korea Utara dan China sebelum 2025 sangat tipis," kata seorang penduduk kota perbatasan Sinuiju kepada Layanan RFA Korea pada 21 Oktober. Seperti dilansir dari Tribunnews.com dengan judul Terancam Kelaparan, Korea Utara Minta Penduduk Mengurangi Makan Sampai Tahun 2025.

"Situasi pangan saat ini sudah jelas darurat, dan orang-orang berjuang dengan kekurangan."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved