Breaking News:

Kriminalitas HST

Dipicu Aksi Gebrak Meja Warung, Pria HST Kalsel Tewas Dikeroyok, Pelaku Ditangkap di Kandang Ayam

Husni (47) tewas, setelah dikeroyok. Pria HST ini dikeroyok akibat ulahnya menggebrak meja warung

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Wakapolres HST Kompol Fahmi Ansori, didampingi Kasatreskrim AKP Antoni SIlalahi dan Kanit Pidana Umum Ipda Suradi, memberikan keterangan pers terkait kasus pengeroyokan di Desa Layuh Kecamatan Batubenawa dan Desa Haurgading, Kecamatan Batangalai Utara, Selasa (2/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Setelah heboh  pengeroyokan di Desa Layuh, Kecamatan Batuenawa, yang berujung maut, kasus yang sama kembali terjadi di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Senin 1 Nopember 2021 seorang warga Batumandi, Kecamatan Batumandi Kabupaten  Balangan, Husni (47) tewas, setelah dikeroyok Ms (18) dan AG, warga jalan Muara Rintis RT 04 Kecamatan Batangalai Utara, pukul 16.00 wita.

Korban dikeroyok dan dipukul dengan kayu bulat kemudian ditusuk dengan pisau dapur.

Motif pengeroyokan,sama seperti di Desa Layuh,yaitu korban yang berkata kasar saat berada di sebuah warung yang membuat pengujung warung tersingggung, termasuk kedua tersangka.

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Gang Serumpun Banjarmasin, Tiga Tersangka Lakukan 29 Adegan

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel, Penebas Muliadi hingga Tewas di Desa Layuh HST Diminta Menyerahkan Diri

Baca juga: Pengeroyokan di Kalsel, Bernyanyi Sambil Buka Baju, Misran Dikeroyok di Warung Malam di Banjarbaru

Tersangka MS ditangkap oleh anggota Satreskrim Polres HST, empat jam setelah peristiwa pengeroyokan.

Wakapolres HST, Kompol Fahmi Ansori didampingi Kasatreskrim Polres HST AKP Antoni Silalahi dan Kanit Pidana Umum Ipda Suradi, Selasa (2/11/2021) menjelaskan, tersangka MS ditangkap saat berada di hutan.

“Dia ditangkap saat bersembunyi  di dalam kandang ayam. Sedangkan satunya lagi AG, masih dalam pengejaran,”kata Wakapolres .

Adapun barang buktiyang disita, berupa satu bilah senjata tajam jenis penusuk dan satu lembar pakaian korban.

Adapun kronologis pengeroyokan, terjadi saat korban datang ke warung Mega dalam kondisi masuk, sekitar pukul 16.00 wita.

Saat itu, di warung ada saksi, dan pemilik warung, termasuk tersangka pelaku AG dan MS. Tanpa sebab, korban memukul meja.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved