Breaking News:

DPRD Banjarbaru

Ada Pedagang Berjualan di Lokasi Eks Pasar Bauntung Banjarbaru

Pedagang masih ada yang berjualan di eks Pasar Bauntung di Jalan Lanan Kota Banjarbaru. Rencana Dinas Perdagangan akan melakukan penindakan.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SITI BULKIS
Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Eks Pasar Bauntung di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, masih menjadi teka-teki yang masih belum diketahui kejelasannya.

Bangunan Eks Pasar Bauntung Banjarbaru tersebut berada di Jalan Lanan, Kota Banjarbaru.

Setelah para pedagang dipindahkan ke lokasi yang baru, ada beberapa wacana pemanfaatan eks pasar tersebut, yakni menjadi Convention Center, Ruang Hijau Terbuka (RTH) atau seputaran pusat bisnis.

Akan hal ini, anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Nurkhalis Anshari, ST, mengatakan, pemerintah kota harus mengkajinya. Sebab, letak eks pasar itu sangatlah strategis. 

"Perencanaan, haruslah dikaji. Ketika semuanya diajukan, semuanya berlandaskan pada kajian," ujarnya, Rabu (3/11/2021). 

Pedagang di eks Pasar Bauntung, Jalan Lanan, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.
Pedagang di eks Pasar Bauntung, Jalan Lanan, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. (BANJARMASINPOST.CO.ID/SITI BULKIS)

Masih menurutnya, banyak potensi yang bisa dibangun di lokasi eks pasar. Sebab, lokasinya strategis, yakni di jantung kota. Tinggal menggali serta mengkaji apa yang paling tepat dibangun di sana.

Dengan melakukannya pengkajian, lanjutnya, akan memudahkan DPRD Banjarbaru untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat ketika ada pertanyaan akan hal itu.

Saat disingung terkait adanya pedagang yang berjualan di eks pasar, Nurkhalis menyebut, perlu ada tindakan dari pemerintah.

Karena, pasar yang baru harus ada campur tangan pemerintah agar jangan sampai sepi, di antaranya adalah dengan menindak pasar-pasar ilegal, kemudian mengarahkan PNS berbelanja di pasar. 

"Setahun ini sudah banyak yang berkurang berjualan karena sepi. Untuk itu, peran pemerintah diperlukan dalam menyukseskan program pasar modern. Pemerintah coba nanti masuk ke sana. Kemudian diperjelas dengan pedagang di sana. Apabila memang diizinkan, apa tindakan yang harus dilakukan untuk mengatasi sepinya pedagang di Pasar Bauntung," sambungnya. 

Hal ini, menurutnya, harus dipikirkan oleh pihak-pihak terkait agar membantu menggerakkan ekonomi di Kota Banjarbaru

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Kota Banjarbaru, Drs Abdul Basid mengatakan, sudah dilalsanakan pertemuan terkait persoalan itu.

"Sudah ada dirapatkan dan diberikan solusi di pasar yang baru, tetapi mereka menolak," balas Basid via whatshapp. 

Dan masih menurutnya, pada akhirnya memang ada penindakan. "Saat ini, Pemerintah Kota Banjarbaru lagi melakukan konsolidasi aset, termasuk tanah pasar," tutupnya. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved