Harbolnas November 2021

Banjir Diskon di Harbolnas 11.11 November 2021, Waspadai Penipuan Siber

Momen 11.11 menjadi hari istimewa bagi yang suka belanja online.Pada momen itu, banjir diskon akan terjadi memanjakan konsumen belanja online.

Tayang:
Editor: M.Risman Noor
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi belanja online 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Momen 11.11 menjadi hari istimewa bagi yang suka belanja online.

Event Hari Belanja Online Nasional ( Harbolnas) 11.11 akan hadir di November 2021.

Pada momen itu, banjir diskon akan terjadi memanjakan konsumen belanja online.

Namun diingatkan pula bagi masyarakat diimbau mewaspadai aksi kejahatan siber yang bisa terjadi.

Baca juga: Paket Internet Murah Telkomsel, Kuota Khusus Belajar Online Mulai Rp 500

Baca juga: Paket Internet Murah Tri, Aktivasi Viu Berhadiah Pulsa dan Voucher Belanja

Seperti diketahui, saat Harbolnas masyarakat akan dimanjakan dengan berbagai diskon dan promo besar-besaran dari para pedagang online melalui aplikasi e-commerce. Transaksi jual beli pun berlangsung memanfaatkan channel digital.

Menurut Associate VP Information Security Blibli Ricky Setiadi, ada berbagai jenis serangan yang dilakukan oleh para peretas ketika moment festival e-commerce belanja nasional seperti 10.10 atau 11.11 berlangsung.

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2017.
Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2017. (istimewa)

"Yang paling banyak diserang itu adalah social engineering. Kejahatan ini dilakukan melalui phishing email, SMS ataupun WhatsApp," ujarnya saat diskusi Bulan Inklusi Keuangan 2021 secara virtual, Senin (1/11/2021). Dilansir dari kontan.co.id.

Dia menjelaskan phishing ini nantinya mengarahkan konsumen ke suatu website yang dibuat mirip seperti platform lainnya.

"Misalnya kalau Blibli nanti websitenya itu dibuat mirip banget seperti Bl1bi atau D4na, itu kan mirip. Itu dikasih ke pengguna untuk diklik yang nantinya akan membuat pengguna rugi," jelas Ricky.

Lalu jenis serangan yang kedua adalah pengambilalihan akun atau take over akun yang membuat para pengguna platform e-commerce tidak bisa mengikuti festival belanja.

Baca juga: Promo Indomaret Periode 1-30 November 2021, Ekstra Poin Hingga 10.000 Setiap Belanja Produk Susu

Kejahatan cyber ketiga adalah bot herder. Dia menjelaskan, bot herder skemanya dikendalikan oleh satu orang yang menjalankan beberapa robot untuk melakukan tindakan kejahatan.

"Ketika ada promo fesival, mereka pakai bot herder untuk memonopoli pemesanan, para pengguna atau konsumen lain otomatis tidak bisa mendapatkan jatah kuotanya kan. Sementara masyarakat lain pun jadi curiga, jangan-jangan promonya palsu karena enggak dapat," papar Ricky.

"Efeknya apa? Efeknya reputasi dari perusahaan yang menyediakan promo itu pun jadi terganggu. Orang jadi enggak percaya lagi sama promonya," sambung Riki.

VP of Information Security DANA Andri Purnomo juga mengungkapkan hal yang sama.

Menurit Andri kejahatan yang paling banyak ditemukan dan yang paling menjadi target besar adalah account take over dan bot herder.

"Apalagi bot herder itu, itu kalau kami lihat dibuat sama anak bangsa juga, mereka kreatif-kreatif sebenarnya cuma dipakai untuk cyner. Kalau lihat IPnya atau aktivitas itu di lokal kita sendiri," kata Andri.

Hari belanja online nasional alias Harbolnas 12.12 pada 12 Desember 2018.
Hari belanja online nasional alias Harbolnas 12.12 pada 12 Desember 2018. (kolase tribun style)

Hal senada juga disampaikan oleh VP of Information Security DANA Andri Purnomo. Dilansir dari Tribunnews.com dengan judul Jelang Harbolnas E-Commerce Waspadai Hacker, Ini yang Sering Jadi Sasaran.

Dia bilang kejahatan yang paling banyak ditemukan dan yang paling menjadi target besar adalah account take over dan bot herder.

"Apalagi bot herder itu, itu kalau kami lihat dibuat sama anak bangsa juga, mereka kreatif-kreatif sebenarnya cuma dipakai untuk cyner. Kalau lihat IPnya atau aktivitas itu di lokal kita sendiri," kata Andri.

Dilansir kontan.co.id, Public Relations J&T Express Elena menyampaikan, pihaknya memproyeksikan kenaikan volume pengantaran produk sebesar 1,5 kali lipat saat Harbolnas 11.11 bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Diperkirakan pula sebanyak 70% produk yang diantar berasal dari perusahaan e-commerce yang notabene menjadi kontributor utama bagi J&T Express.

Baca juga: Promo Diskon Alfamart Periode 1-9 November 2021, Minimal Belanja Rp 100.000 Dapat Cashback 15.000

“Hingga saat ini produk yang mendominasi pengiriman adalah kategori fashion, aksesoris, dan elektronik,” imbuh dia, Selasa (2/11).

Ia menambahkan, setiap memasuki periode peak season, J&T Express selalu melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan trafik pengiriman.

Upaya tersebut dilakukan melalui penambahan sumber daya manusia (SDM), armada, peralatan dan perlengkapan, serta perluasan gudang sortir sesuai dengan kebutuhan.

Tak hanya itu, J&T Express juga memaksimalkan penggunaan mesin sortir otomatis yang mampu menyortir hingga 1,5 juta paket per hari.

“Kami juga menggunakan regulated agent atau mesin X-ray serta mengoptimalkan air freighter untuk tujuan tertentu,” pungkas Elena.

( Kompas/Ade Miranti Karunia/Tribunnews.com/Kontan.co.id)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved