Breaking News:

Bumi Saijaan

Kunker ke Kotabaru, Dirjen PB Kementerian Kelautan Tinjau Tambak Warga dan Pengolahan Pakan

kunjungan kerja Dirjen PB Kementerian Kelautan ke Kotabaru selain bersilaturahmi juga terkait dua program terobosan KKP.

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Didampingi Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH (kiri), Wakil Bupati Andi Rudi Latif (kanan) saat mendampingi Dirjen PB Haeru Rahayu melakukan kunjungan ke BBKI Kotabaru, kemarin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dirjen Perikanan dan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tb Haeru Rahayu bersama jajaran melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kotabaru, Selasa (2/11/2021).

Rombongan Dirjen terdiri dari staf khusus MenKP Irjen Pol Victor Gustaaf Manoppo, Dir Kawasan dan Kesehatan, Tinggal Hermawan, dan Koordinator Dit Pengelolaan Ruang laut Dr Krishna Samudra.

Selain itu Kepala BPBAP Takalar, Supito, Sespri Dirjen PB Radityo Budi Kristanto, Sespri Dir KKI Eka Yulianti, Pendamping staf khusus MenKP Hobas Roganda Pamungkas, dan UKDirjen PB Oki Setiawan.

Rombongan disambut Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH, Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Lati, Plt Kepala Dinas Perikanan Johansyah dan Kepala SKPD.

Didampingi Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH, Wakil Bupati Andi Rudi Latif saat mendampingi Dirjen PB Haeru Rahayu melakukan kunjungan ke BBKI Kotabaru, kemarin_1
Didampingi Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH, Wakil Bupati Andi Rudi Latif saat mendampingi
Dirjen PB Haeru Rahayu melakukan kunjungan ke BBKI Kotabaru, kemarin_
(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Haeru Rahayu mengatakan, kunjungan kerja ke Kotabaru selain bersilaturahmi dengan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru beserta jajaran, terkait dua program terobosan KKP.

Menurut dia, dari dua program terobosan, difokuskan pada peningkatkan perikanan budidaya berbasis eksport, antara lain, udang, rumput laut, lobster, dan kepiting.

Saat mengunjungi Balai Benih Kesehatan Ikan (BBKI) di Jalan Raya Berangas, Km 11, Desa Sarangtiung, Kecamatan Pulaulaut Sigam, Haeru Rahayu, menjelaskan, pada 2024, pihaknya diminta Satgas Udang Nasional memenuhi hingga mencapai 2 juta ton.

Didampingi Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH, Wakil Bupati Andi Rudi Latif saat mendampingi Dirjen PB Haeru Rahayu mengunjungi tambak milik warga di Desa Gedambaan, Kotabaru
Didampingi Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH, Wakil Bupati Andi Rudi Latif saat mendampingi
Dirjen PB Haeru Rahayu mengunjungi tambak milik warga di Desa Gedambaan, Kotabaru (banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Untuk mencapai itu, perlu melihat eksisting, sementara hasil evaluasi produksi hanya sekitar 850 sampai 900 ribu ton.

"Jadi jumlahnya masih cukup banyak. Atas dasar itu dilakukan evaluasi. Dilakukan pemetaan mencoba melakukan langkah-langkah konkret secara teknis," terang Haeru Rahayu.

Langkah pertama membuat model, dengan membangun tambak udang modern yang pendekatannya berbasis kawasan dari hulu hingga hilir.

Dirjen PB Haeru Rahayu (Tengah) melakukan kunjungan ke BBKI Kotabaru, Jalan Raya Berangas, Km 11
Dirjen PB Haeru Rahayu (Tengah) melakukan kunjungan ke BBKI Kotabaru,
Jalan Raya Berangas, Km 11 (banjarmasinpost.co.id/helriansyah)
Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved