Breaking News:

Banjir di Kalsel

VIDEO Banjir di Kalsel, Rumah Warga di Hulu Banyu Loksado Kabupaten HSS Sempat Terendam

Banjir di Kalsel. Hujan deras selama 5 jam akibatkan sungai meluap dan merendam rumah warga di Desa Hulu Banyu dan Ulang, Loksado, Kabupaten HSS.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Banjir di Kalsel. Permukiman warga dan sekitar di Desa Hulu Banyu dan Ulang, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), terendam, Kamis (4/11/2021) sore.

Itu setelah turun hujan deras mengguyur kawasan Pegunungan Meratus. Bahkan, ramai juga video yang beredar mengenai rumah-rumah warga yang terendam.

Warga Desa Ulang yang juga mantan kepala desa, Jani, mengatakan, situasi kali ini terparah dalam setahun.

Bahkan satu jembatan di RT 01 hilang terbawa arus dan fasilitas air bersih di Desa Ulang rusak parah. Genangan air ini terjadi setelah guyuran hujan selama tiga hingga lima jam.

Baca juga: Banjir di Kalsel, Dampak Air Bah, Warga Desa Ulang Loksado Kabupaten HSS Merugi

"Di tengah Pasar Ulang, genangan setinggi lutut. Ada beberapa rumah warga yang terendam," bebernya.

Meski sempat terendam air, diakuinya, debit air kemudian menurun dan air pun terlihat surut.

Terpisah, anggota BPK Bidang Kominfo di Kabupaten HSS dari PMK Ramu, Kamarudin alias Brekly, mengatakan, berdasarkan informasi via emergency debit air sudah turun.

"Beberapa saat saja airnya naik di Desa Hulu Banyu. Berdasarkan informasi yang kami terima via emergency, ada kenaikan setengah meter. Namun kemudian sudah mulai surut," katanya.

Baca juga: Warga Senang Berbelanja di Gebyar Pangan Murah Tanah Bangkang Kabupaten HSS

Baca juga: Antusias Ikuti Vaksinasi di Sekolah, Pelajar SMAN 3 Daha HSS Ini Berharap Bisa Ikut PTM

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD HSS, Syamsudin, membenarkan tentang situasi di kawasan Loksado itu.

Meski demikian, dijelaskannya, jika air tersebut sudah surut. "Di Desa Loksado aman, tidak ada peningkatan. hanay yang ada peningkatan di Desa Ulang dan Hulu Banyu. Sungainya kecil, ada peningkatan debit air, sehingga meluap. Tapi kemudian berangsur surut," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved