Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Perekonomian Kalsel Meningkat 3,62 Persen, Simak Analisa Pengamat Ekonomi ULM Agar Terus Terdongkrak

Ekonomi Kalimantan Selatan triwulan III-2021 dibanding triwulan II-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 3,62 persen.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Syaiful Akhyar
istimewa
Prof Handry Imansyah 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ekonomi Kalimantan Selatan triwulan III-2021 dibanding triwulan II-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 3,62 persen.

Pertumbuhan terjadi pada sebagian besar lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, mencapai 11,13 persen.

Kepala BPS Kalsel, Yos Rusdiansyah, Jumat (5/11/2021) menjelaskan pertumbuhan ini didorong oleh periode puncak panen padi di Kalimantan Selatan.

"Pertumbuhan tertinggi selanjutnya terjadi pada Lapangan Usaha Konstruksi yang pada triwulan III-2021 ini tumbuh hingga 7,78 persen," kata Yos Rusdiansyah.

Baca juga: Bansos Kemensos PKH November 2021, Begini Cara Cek Nama Penerima dan Syarat Mendapatkan

Baca juga: Kampanye Gizi Seimbang dan Isi Piringku, Bupati HSS Serahkan Perlengkapan Bekal Makan Anak Sekolah

Baca juga: Ingatkan Pesan Jokowi Saat ke Kalsel, Paman Birin Minta Akselerasi Capaian Vaksinasi di Banua

Sementara itu, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian, dan Industri Pengolahan yang memiliki
kontribusi besar juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 5,28 dan 3,31 persen.

Di sisi lain, Jasa Lainnya menjadi lapangan usaha yang mengalami kontraksi terdalam pada triwulan III-2021, mencapai 6,60 persen.

Pertumbuhan negatif ini juga terjadi pada Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib yang mengalami kontraksi sebesar 6,35 dan 5,09 persen.

Struktur PDRB Kalimantan Selatan menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan III-2021 tidak menunjukkan perubahan berarti.

Masih dijelaskan Yos Rusdiansyah, perekonomian Kalimantan Selatan masih didominasi oleh Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 19,54 persen; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 16,20 persen; Industri Pengolahan sebesar 13,09 persen; dan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 9,86 persen.

Pengamat Ekonomi yang juga guru besar Fakultas Ekonomi ULM, Prof Handry Imansyah, Jumat (5/11/2021) mengemukakan, bahwa dari rilis BPS Kalsel mengenai pertumbuhan ekonomi di Kalsel menunjukkan tumbuh cukup tinggi yaitu 4.82 persen (yoy) dan di atas tingkat pertumbuhan nasional yang hanya 3.51persen (yoy).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved