Berita HSU

Permukaan Air di Sungai di Negara Meningkat, BPBD HSU Koordinasi dengan Relawan di 10 Kecamatan

Curah hujan tinggi ditambah kiriman dari Kabupaten tetangga membuat ketinggian permukaan air di Sungai Negara mulai meningkat

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co,id/reni kurniawati
Ketinggian air di Singai Negara mulai meningkat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Curah hujan tinggi ditambah kiriman dari Kabupaten tetangga membuat ketinggian permukaan air di Sungai Negara mulai meningkat.

Kondisi ini bisa disaksikan dari sungai negara yang berada di pusat kota Amuntai Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan. 

Saat ini di Kabupaten HSU sendiri mulai memasuki musim penghujan, setiap tahun terjadi banjir di beberapa tempat dan memang sudah menjadi langganan tiap tahun sehingga warga juga berwaspada seperti mengamankan barang berharga di tempat yang lebih tinggi.

Kabupaten HSU dilewati oleh tiga sungai besar yaitu sungai Tabalong, sungai Balangan dan Sungai Negara ditambah sebagian besar merupakan daerah rawa sehingga resiko banjir memang cukup tinggi. 

Baca juga: Antisipasi Luapan Sungai Negara, Jalan Pasar Induk Amuntai HST ditinggikan

Baca juga: Berwisata di Maskot HSU, Ada Wisata Air Naik Perahu Susur Sungai Negara

Salah satu upaya untuk menghindari air sungai meluap ke pemukiman warga dengan membuat papan penghalang seperti yang ada dibawah jembatan Paliwara.

Namun, Penghalang menggunakan kayu saat ini kondisinya sudah ada yang patah dibagian tengah.

Saat debit air sungai naik biasanya air tetap akan meluap kepemukiman warga yang memang berada di tepian sungai. 

Pemerintah Daerah Kabupaten HSU melakukan upaya agar banjir yang ada di HSU bisa terus ditekan dengan pengaturan aliran air, jika terjadi banjir pun tidak bertahan lama dan cepat surut. 

Belum lama ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU melakukan pembersihan sungai. 

Kepala BPBD HSU Sugeng Riyadi mengatakan saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan relawan yang ada sepuluh kecamatan.

Biasanya BPBD juga akan mendirikan posko jika banjir terlalu luas, posko untuk mengumpulkan data warga terdampak banjir dan memberikan bantuan. 

Baca juga: 2,5 Juta Ikan Mati Mendadak, Dinas Perikanan Barito Kuala Curiga Air Asam dari Sungai Negara

"Kami terus berkoordinasi juga dengan kabupaten tetangga seperti Tabalong dan Balangan karena air kiriman dari dua kabupaten ini juga bisa menyebabkan banjir di HSU," ungkapnya. 

Kecamatan yang menjadi langganan banjir di HSU adalah Kecamatan Amuntai Utara, Amuntai Selatan, Danau Panggang dan Babirik serta Banjang. Kecamatan yang dilalui sungai besar dan daerah yang memiliki rawa dalam. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved