Kriminalitas Tanahbumbu

Resmob Tanahbumbu Ringkus Dua Pasutri, Modus Tanam Investasi Uang Korban Rp75 Juta Dibawa Kabur

Empat tersangka yang merupakan dua pasangan suami istri diringkus unit resmob Polres Tanahbumbu bersama Unit Resmob Polres Paser Kalimantan Timur.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Syaiful Akhyar
Polres Tanahbumbu
Dua pasangan suami istri (pasutri) tersangka kasus penipuan modus investasi yang diamankan polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Empat tersangka yang merupakan dua pasangan suami istri diringkus unit resmob Polres Tanahbumbu bersama Unit Resmob Polres Paser Kalimantan Timur.

Tersangka melancarkan aksi penipuan dengan menjanjikan investasi modal dengan hasil keuntungan berkali-kali lipat.

Keempat tersangka pasangan suami istri itu masing-masing tersangka Noorman Efendi (24) dan istrinya, Maria Sari warga Jalan Batu Benawa Gang Garuda Desa Bersujud.

Kemudian tersangka Muhammad Fahri (28) dan istrinya, Normiati (28) warga Jalan Pesantren RT 9 Rw 3 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpangempat Kabupaten Tanahbumbu.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tanahbumbu, Motor Tabrak Dumtruk di Sungai Loban Nyawa Remaja dan Bocah Melayang

Baca juga: Korban Tewas Ditikam, Buron Lima Bulan Tersangka Warga Kotabaru Ini Diringkus di Balikpapan Kaltim

Baca juga: PMII Tala Minta DPRD Tanahlaut Bangun Kantor Baru di Luar Kabupaten, Siap Galang Koin Ini Alasannya

Keempat tersangka ditangkap setelah Polres Tanahbumbu menerima laporan para sejumlah korbannya.

Para tersangka diringkus pada Sabtu (6/11/2021) sekitar pukul 22.00 Wita di Desa Kerayaan Sentosa Gunung Kijang Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser Kalimantan Timur.

Kapolres Tanbu AKBP Himawan Sutanto Saragih SIK, melalui Kasi Humasnya AKP H I Made Rasa didampingi Kasat Reskrim Iptu Wahyudi, Minggu (7/11/2021), membenarkan penangkapan pelaku penipuan dengan modus investasi.

Peristiwa penipuan ini terjadi sejak bulan Januari 2021 di Site BIB real Fi Gini Mulya Desa Girimulyo Kecamatan Kuranji Kabupaten Tanahbumbu.

Berawal dari korban atas nama Herman ditawari untuk menanam modal oleh tersangka Norman, lalu korban bertanya caranya. Tentu saja, si pelaku menjelaskan dengan seksama.

Bila menanam uang sebesar Rp 1.000.000 nanti setelah 15 hari akan dikembalikan uang sebesar Rp 1.300.000.

Kemudian pada tanggal 10 Oktober 2021 korban mengirim uang kepada pelaku, Maria Sari selaku istri Norman Efendi dengan Nomor Rekening 0310014315199 Bank Mandiri sebesar Rp70 juta.

Pelaku Noorman menjanjikan bahwa uang tersebut akan dikembalikan pada tangggal 5 November 2021 sebesar Rp91 juta.

Namun pada tanggal 2 November 2021 korban mengirim uang ke Maria lagi dengan No Rek 0310014315199 Bank Mandiri sebesar Rp5 juta dan pelaku Noorman menjanjikan uang tersebut akan dikembalikan pada tanggal 19 November 2021.

Kemudian pada Selasa tanggal 3 November 2021 sekitar pukul 22.00 Wita korban mendapatkan informasi dari temannya yang bernama Tamrin bahwa pelaku, Noorman tersebut sudah tidak ada lagi di rumahnya dan sudah tidak bisa dihubungi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved