Berita Banjarbaru

Antisipasi Karhutla, TNI Korem 101 Antasari Tingkatkan Latihan Penanggulangan Bencana Alam

Perkuat penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalsel, Jajaran Korem 101 Antasari gelar latihan penanggulangan bencana alam.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Syaiful Akhyar
Humas Korem 101 Antasari
TNI Korem 101 Antasari  tingkatkan latihan penanggulangan bencana alam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Perkuat penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) di Kalimantan Selatan, Jajaran Korem 101 Antasari gelar latihan penanggulangan bencana alam dan briefing.

Mengambil tempat di halaman Mako Denzipur 8 Gawi Manuntung (GM), Banjarbaru, kegiatan dibuka langsung oleh Kasrem 101 Antasari, Kolonel Arh Heri Purwanto selaku yang mewakili Danrem 101 Antasari.

Heri memaparkan, pelaksanaan latihan penanggulangan bencana alam ini dimaksudkan dan diharapakan bisa mengukur tingkat kemampuan yang dimiliki Prajurit TNI dan Polri, Pemerintah Daerah maupun instansi terkait.

"Dengan itu, mendukung pemerintah sekaligus Tugas Pokok Kodam VI Mulawarman latihan digelar selama lima hari, mulai 8 hingga 12 November 2021," tuturnya, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Luhut Ingatkan Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta, 34 Daerah Jawa dan Bali Juga Merangkak Naik

Baca juga: Lowongan Kerja Telkom 2021, Lengkap dengan Jadwal dan Formasi untuk Sekitar 200 Orang

Baca juga: Rabbiansyah Imbau Masyarakat Tidak Tergiur Investasi Untung Besar di Luar Nalar

Tetap dengan menerapkan protokol kesehatan selama pelaksanaan, Heri meminta kepada seluruh peserta latihan melaksanakan latihan secara serius dan sungguh-sungguh agar apa yang menjadi tujuan latihan dapat tercapai.

Koordinasi dengan baik kepada instansi terkait yang terlibat kegiatan tersebut Kodim dan Yonif jajaran Korem 101 Antasari, Denzipur 8 GM, Pemerintah Kota Banjarbaru, Polres , Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, BPBD Kota Banjarbaru, Satpol PP Kota Banjarbaru, Basarnas Banjarmasin, BPK dan Manggala Agni.

"Mekanisme latihan penanggulangan bencana alam ini diharapkan secara nyata, dapat dilihat dan dinilai bagaimana mekanisme prosedur hubungan Komandan dan staf berjalan, serta pengawasan terhadap pelaksanaan operasi yang dilakukan, sehingga bencana yang terjadi di wilayah dapat segera teratasi," tegasnya.

Ditambahkan Ketua Tim Bulsit Pendukung dalam latihan Gulbencal Kodim 1006 Banjar, Letda Inf Dudy Suaspriyadi, untuk melaksanakan tugas sangat diperlukan kinerja yang profesional memahami betul sehingga pelaksanaan tugas pokok dapat terselenggara dengan baik.

"Kami (Tim Bulsit) juga melakukan tugas sesuai fungsinya, yang sudah di arahkan Komandan latihan, karena setiap latihan penimbul situasi memang harus ada dibuat dalam skenario latihan sehingga kesan seperti kejadian sebenarnya dan pelaku betul - betul melaksanakan" tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved