Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

VIDEO Jembatan Rusak di Aluhaluh yang Sempat Siswa SD Diberi Tali Mirip Jaring Laba-laba

Tali rapia merah dipasang mirip jaring laba-laba agar anak SD tak melintas di jembatan mengantisipasi kecelakaan

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pasca jembatan rusak dihantam gelombang pasang air laut di Desa Tanipah, Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), warga setempat bergotong royong memasang kayu di pintu jembatan yang rusak, Rabu (10/11/2021).

Tali rapia merah juga dipasang mirip jaring laba-laba agar murid-murid SD ataupun anak-anak tidak lagi melintas.

Tujuan mengantisipasi agar tidak menimbulkan kecelakaan ataupun korban saat melintas di jembatan rusak tersebut.

Jembatan rusak itu viral di jejaring media sosial karena dilintasi pelajar SD dan SMP menuju sekolah masing-maisng.

Baca juga: Dampingi Gubernur Tinjau Vaksinasi Bergerak, Bupati Banjar : Capaian Vaksinasi 5 November 29 Persen

Baca juga: Jembatan Rusak Diterjang Gelombang Pasang Air Laut, Begini Pelajar di Aluhaluh Berjuang ke Sekolah

Pelajar setingkat SMA yang ingin melintas jembatan rusak itu pun tidak sempat karena dicegah warga.

"Boleh melihat jembatan. Tapi kalau mau lewat, cari jembatan lain," ujar warga sambil membuat video proses penutupan jembatan tersebut.

Desa Tanipah merupakan desa yang dilintasi sungai sehingga tidak hanya satu jembatan.

Ada banyak jembatan akses warga menuju ibu kota Kecamatan di Desa Aluhaluh Besar.

Begitu juga akses menuju sekolah, dapat ditempuh melintas di jembatan lainnya yang bersebelahan dengan jembatan rusak.

Camat Aluhaluh, Harun Al Rasyid, membenarkan jembatan yang rusak itu sementara ditutup untuk masyarakat dan pelajar.

"Alternatif dapat memutar melalui jembatan lainnya. Kami tutup agar tidak dilintasi pelajar," terangnya melalui pesan tertulis WhatsApp.

Baca juga: Air Sungai Martapura Meluap, ini 12 Lokasi Terdampak Banjir Rob di Banjarmasin

Jembatan yang rusak itu akibat dihantam gelombang pasang air laut disertai angin kencang yang terjadi saat Senin (8/11/2021) malam.

Gelombang pasang air laut itu juga merendam halaman dan lantai Aula Kantor Kecamatan Aluhaluh di Desa Aluhaluh Besar.

"Wilayah Kecamatan Aluhaluh berada di pesisir dan mayoritas warga merupakan petani dan nelayan tangkap perairan laut," ujar Burhanudin, pembakal Desa Tanipah.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved