Breaking News:

Kampusiana

Kenalkan Sosok Pahlawan Banjar, FKIP ULM Gelar Bincang Historis Urang Banjar

Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Pahlawan, FKIP ULM menggelar bincang-bincang dengan topik Lintasan Historis Urang Banjar

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Kegiatan bincang topik historis urang banjar, di Gedung FKIP ULM Banjarmasin, sebagai upaya mengenalkan kembali sosok pahlawan banjar sekaligus memperingati Hari Pahlawan Nasional. Rabu (10/11/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Pahlawan, Program Studi Pendidikan Sejarah bekerjasama dengan Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), menyelenggarakan kegiatan bincang-bincang.

Kegiatan bertema "Lintasan Historis Urang Banjar" itu dilaksanakan Rabu (10/11/2021) di Kampus FKIP ULM dengan mekanisme blended, percampuran antara daring dan luring.

Bahasan yang diutarakan dalam bincang-bincang itu, mengenai Kesultanan Banjar hingga tokoh urang banjar, yang berkontribusi dalam membangun banua.

Misalnya seperti pendiri Kesultanan Banjar yakni Sultan Suriansyah, para Pahlawan Nasional Kalimantan Selatan, Pangeran Antasari, Brigjend H Hassan Basry, dan Ir Pangeran M Noor. 

Baca juga: Rangkaian Hari Pahlawan Nasional 2021, Presiden Anugerahkan 4 Tokoh Gelar Pahlawan Nasional

Baca juga: Peringatan Hari Pahlawan 2021, Berikut Jejak Sejarah Pertempuran di Surabaya 76 Tahun Silam

Baca juga: Yuk, Ikut Lomba Cipta Lagu Banjar Peringati Hari Pahlawan, Panitia Siapkan Total Hadiah Puluhan Juta

Selain itu ada pula sosok ulama seperti Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, yang dikenal sebagai Datu Kelampayan.

Lalu juga ada KH Muhammad Zaini Abdul Ghani dikenal sebagai Guru Sekumpul, dan KH Idham Chalid, merupakan sesosok ulama pejabat wakil perdana menteri masa pemerintahan Soekarno.

"Kegiatan ini sendiri bertujuan mengenalkan kembali para sosok urang banjar tersebut, karena sangat inspiratif, namun mungkin masih belum terlalu dikenal secara luas baik dikalangakan masyarakat banjar maupun secara nasional," kata ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Rezky Noor Handy, M Pd.

Selain itu juga kegiatan tersebut sekaligus menguatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, bagi generasi muda akan tokoh-tokoh yang berjuang baik, dalam bidang militer, sosial, politik, budaya, dan persebaran agama Islam di Kalimantan Selatan. 

"Melalui kegiatan ini diharapkan pula dapat menjadi acuan bagi guru maupun calon guru, sejarah dan IPS dalam memberikan pengajaran tentang sejarah lokal," ujarnya.

Baca juga: Momen Hari Pahlawan Dukung Percepatan Vaksinasi, Partai Ummat Banjarmasin Gelar Vaksinasi Massal

Adapun narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini, di antaranya, dosen-dosen Universitas Lambung Mangkurat, yakni Prof Dr Ersis Warmansyah Abbas, M Pd, Prof Dr Bambang Subiyakto, M Hum, Dr M Zaenal Arifin Anis, M Hum, Dr Syaharuddin, S Pd, M A, Heri Susanto, M Pd, Mansyur, S Pd, M Hum, dan Mutiani, M Pd, serta dimoderatori oleh Melisa Prawitasari, M Pd.

Kegiatan yang di buka untuk umum ini di ikuti sebanyak 200 peserta, secara daring. Pesertanya tidak hanya dari Kalsel, namun juga ada beberapa dari luar pulau Kalimantan. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved