Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

OJK Cabut Izin PT OVO Finance Indonesia, Nasabah Dompet Digital OVO Sempat Kaget dan Lakukan Ini

Kabar OJK mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia (OFI) bikin kaget nasabah Dompet Digital OVO di Banjarmasin

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
Kompas.com
ILUSTRASI OVO Indonesia 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Kabar berita bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Oktober lalu mencabut izin usaha dari PT OVO Finance Indonesia (OFI) sempat membuat kaget sejumlah pengguna dompet digital Ovo di Banjarmasin.

Tapi setelah mengetahui bahwa yang dicabut izinnya itu  bukan OVO dompet digital, para pengguna OVO kembali bisa bernapas lega.

Ya, seperti diikutip di kontan.com, bahwa PT OVO Finance Indonesia (OFI) ternyata berbeda dan tak ada kaitan dengan PT Visionet Internasional yang memiliki izin dari Bank Indonesia dalam layanan dompet digital OVO.

Syahril, ojek online di Banjarmasin pengguna OVO, mengatakan ia sempat dapat kabar tersebut dan tentu kaget karena sudah tiga tahun menggunakan OVO tak ada masalah apa-apa.

Baca juga: Izin OVO Finance Indonesia Dicabut OJK, Simak Bedanya dengan OVO Dompet Digital

Baca juga: Izin OVO Finance Dicabut OJK, Head of Public Relations OVO : Layanan Uang elektronik Normal

"Setelah saya cek dan teman saya bilang, ternyata bukan OVO dompet digital tapi OVO perusahaan pembiayaan yang kebetulan memiliki kesamaan nama," tukas Syahril.

Syahril mengatakan, selama ini dalam transaksi ia harus melalui online dengan menggunakan aplikasi tersebut.

"Terutama untuk isi saldo sebagai Ojol dan juga jual beli pulsa operator selular," aku Syahril.

Selama ini, ia menggunakan ovo tidak ada masalah dan lancar saja. Saat ini saldonya masih ada Rp1 juta sehingga sempat khawatir mendengar info tadi.

"Saking kagetnya, saya sudah berencana mau tarik habis dulu dananya dan akan dimasukan uangnya ke bank atau menggunakan aplikasi lain untuk melancarkan pekerjaan. Syukurlah aman saja ternyata," pungkasnya.

Kaget juga dialami Khairiah, desainer di Banjarmasin selaku pengguna aplikasi OVO. Namun kagetnya reda sesaat kemudian, setelah ia terlihat bahwa saldonya di aplikasi itu sudah ia kosongkan beberapa waktu lalu.

"Untungnya saldo di aplikasi itu sudah saya habiskan. Tapi syukurlah, kalaupun masih ada saldo ya aman saja. Toh, kabar yang beredar ternyata hanya kesamaan nama," tukas Khairiah yang juga punya aplikasi dompet digital lainnya.

Baca juga: Cara Mencairkan Insentif Kartu Prakerja di BNI, OVO, Gopay & LinkAja via Login www.prakerja.go.id

Sementara Nunuy, penjahit di Banjarmasin yang juga pengguna OVO dompet digital, mengatakan, selama menggunakan OVO selalu lancar. Adanya kabar tersebut agak kaget juga, karena orangtuanya juga menggunakan OVO.

"Saya menggunakan aplikasi OVO untuk transaksi saat beberapa waktu laku mendaftar di.website prakerja," tandasnya.  (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved