Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Permintaan Meningkat, Harga Kopi di Pasaran Stabil, Robusta dan Arabica Paling Laris di Kafe

Harga kopi di pasaran cukup stabil meski permintaa meningkat.  Green bean (beras kopi) di jual dengan harga Rp 50 ribu per kilo. 

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Ilustrasi-Wisatawan mengujungi pameran kopi Meratus di samping pintu masuk Taman Wisata Pagat, di Kecamatan Batubenawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Harga kopi di pasaran cukup stabil.  Green bean (beras kopi) di jual dengan harga Rp 50 ribu per kilo. 

"Untuk beras kopi  di Kalsel harga pasaran yakni Rp 50 ribu," kata pemilik Biji Kopi Borneo, Dwi Putra Kurniawan, Rabu (10/11/2021). 

Dia menjelaskan harga ini cukup stabil meski permintaan kopi kian banyak. 

"Memang pertumbuhan Cafe bertambah. Maka permintaan pun meningkat," kata dia. 

Baca juga: Kuliner Kalsel, Nongkrong Sambil Nikmati Kopi dan Camilan di Panfilo Coffee Banjarmasin

Baca juga: Uniknya Kafe Oettara Koffie Jalan Sultan Adam Banjarmasin, Menyerumput Kopi Sambil Menjelajah Buku

Baca juga: Kuliner Kalsel, Sajian Nikmati ala Kafe dengan Harga Ekonomis di Exort Kopi Banjarbaru

Sementara  Latif, menjelaskan bahwa harga Green bean memang stabil di harga Rp 50 ribu," kata dia. 

Bagaimana Untuk bean yang sudah diproses, tentu harganya berbeda.

Operasional Cafe 10.2, Banjarmasin, Husni, menjelaskan untuk harganya sudah ada per saset. 

"Ada yang harga Rp 100.000 hingga Rp 200.000 persaset. Yang paling banyak diminati jenis Robusta dan Arabica" kata dia. 

Dijelaskan Husni, Sehari minimal 1 kilo paling ramai sampai 3 kilo sehari. Paling banyak diminati adalah jenis Robusta dan Arabica. 

Sekedar diketahui, ada empat jenis kopi yakni Kopi Liberika (kabupaten tanah laut, kabupaten Banjar, Banjarbaru, HST dan rencana juga akan dikembangkan di Kabupaten Batola). 

Selanjutnya ada kopi jenis Excelsa dan saat ini dikembangkan di Kota Banjarbaru, Kabupaten  Banjar dan Kab Tanah Laut. 

Baca juga: Kuliner Kalsel, Ngopi Santai Serasa di Rumah ala Exort Kopi Banjarbaru

Selain itu, ada jenis Robusta yang dikembangkan di kabupaten Banjar, Kabupaten  Tabalong, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten HST, Kab Balangan dan Banjarbaru. 

Kemudian, ada jenis kopi Arabika yang tim saat ini kembangkan di Kabupaten  HST. 

Dari enam kabupaten kota itu, di Kalsel yang sudah menghasilkan ada seluas 70 hektar dan masih baru tanam seluas sekitar 187 hektar. (Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved