Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO FSPMI Demo di DPRD Kalsel Tuntut Kenaikan Gaji Buruh Tahun 2022

Ketua FSPMI Kalsel, Yoeyoen Indharto mengatakan bahwa desakan kenaikan UMP 2022 tersebut adalah hal yang wajar

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sekira 30 pekerja melakukan aksi di depan Kantor DPRD Provinsi Kalsel.

Di sana mereka menyampaikan aspirasinya agar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022, naik hingga delapan persen.

Terlihat para buruh ini datang menggunakan iring-iringan mobil pick up putih, dihiasi dengan bendera Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel.

Tiba sekira pukul 13.00 wita, massa buruh langsung di sambut personel Polri yang telah bersiaga di depan Kantor DPRD Kalsel.

Baca juga: VIDEO BIN Kalsel Laksanakan Vaksinasi Massal Sasar Pelajar di Tapin

Baca juga: VIDEO Luapan Sungai Martapura Genangi Makam Habib Basirih Banjarmasin Barat

Dalam orasinya, Ketua FSPMI Kalsel, Yoeyoen Indharto mengatakan bahwa desakan kenaikan UMP 2022 tersebut adalah hal yang wajar, mengingat pada tahun ini tidak adanya kenaikan karena alasan pandemi covid-19.

"Jangan pandemi covid-19 dijadikan alasan pembenar untuk tidak menaikan gaji buruh," katanya, Rabu (10/11/2021).

Yoeyoen juga menegaskan bahwa kenaikan UMP pada tahun 2022 adalah wajib dan harga mati, sebab menurutnya saat ini pertumbuhan ekonomi secara nasional sudah membaik.

"Berdasarkan data BPS Pusat, pertumbuhan ekonomi kita melesat di angka 7,07 persen, haruskan buruh tidak menikmati pertumbuhan dan perkembangan ini," ujarnya.

Selain mendesak kenaikan gaji buruh, dalam aksi tersebut FSPMI Kalsel juga menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya.

Meminta pencabutan UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, atau mengeluarkan kluster ketenagakerjaan dari omnibus law.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved