Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

VIDEO Petugas Singkirkan Pohon Tumbang di Jalan, Air Banjir di Jalan Sekumpul Martapura Hilang

Petugas perlu waktu 2 jam untuk singkirkan pohon tumbang akibat angin kencang di Jalan A Yani, Kota Martapura, sehingga arus lalu lintas lacar kembali

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (11/11/2021) berangsur normal. 

Pohon tumbang di ruas Jalan A Yani tersebut, depan pasar bauntung batuah Martapura, berhasil disingkirkan petugas dari badan jalan.

Proses evakuasi pohon jenis trembesi itu memerlukan waktu sekitar 2 jam. Arus lalu lintas di jalan nasional tersebut dari arah Hulu Sungai menuju Kota Banjarmasin menjadi lancar kembali.

Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP dan Damkar Banjar, HM Aidil Basith, terlihat di lokasi kejadian memantau para pethgas berupaya menyingkirkan pohon tumbang dari badan Jalan Trans Kalimantan ini.

Baca juga: Pohon Tumbang di Martapura, Begini Petugas UPT Damkar Banjar Singkirkan Batang Pohon di Jalan

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan pohon di Martapura, Akses Jalan A Yani Sempat Tertutup

Sementaraitu, kondisi genangan air banjir setinggi lutut orang dewasa di Jalan Sekumpul Kota Martapura, sudah menghilang. 

Kondisi genangan air yang geger di depan ruangan IGD RSUD Ratu Zalecha Martapura pun sudah kering. 

Kepala Subbag Humas RSUD Ratu Zalecha Martapura, Okky, merasa bersyukur aktivitas pelayanan kesehatan tidak terganggu. "Alhamdulillah, aman. Pelayanan tidak terganggu," katanya, Kamis (11/11/2021) malam.

Kemudian, Okky membenarkan bahwa halaman depan ruangan IGD RSUD Ratu Zalecha Martapura sempat tergenang namun kemudian sudah surut.

Baca juga: Longsor di Ruas Jalan Sultan Inayatullah Desa Dalam Pagar Kabupaten Banjar

Baca juga: Jembatan Rusak Diterjang Gelombang Pasang Air Laut, Begini Pelajar di Aluhaluh Berjuang ke Sekolah

"Sesuai dengan keterangan Dirut RSUD Ratu Zalecha, genangan air hanya di halaman rumah sakit saja," ujar dia.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Hidayat, menjelaskan, curah hujan yang meningkat mungkin salah satu dampak dari fenomena Lanina. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor pada saat musim hujan seperti sekarang ini," katanya.

Pohon tumbang di Jalan Trans Kalimantan, depan Pasar Bauntung Batuah, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (11/11/2021).
Pohon tumbang di Jalan Trans Kalimantan, depan Pasar Bauntung Batuah, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (11/11/2021). (UPT DAMPAR KABUPATEN BANJAR)

Diakui Yayan, di beberapa titik seperti Jalan Guntung Alaban sering kali air meluap bila intensitas curah hujan cukup tinggi.

"Mungkin itu karena daerah itu merupakan cekungan dan saluran air tidak mampu menampung air yang masuk," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved