Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pasokan Kurang, Harga Cabai Merah Besar dan Keriting Alami Kenaikan

Belum masuknya pasokan cabai dari luar daerah membuat harga cabai merah besar dan cabai keriting mengalami kenaikan

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Kurangnya pasokan cabai membuat harga cabai merah besar dan keriting drastis  mengalami kenaikan  

BANJARMASINPOST.CO.ID - Cabai adalah satu rempah dapur yang selalu diperlukan setiap hari baik di rumah tangga maupun usaha kuliner. Dan kondisi harga cabai di pasaran sangat memengaruhi anggaran rumah tangga maupun usaha kuliner tersebut.

Harga cabai terutama cabai merah besar dan cabai keriting saat ini di pasaran memang sedang mengalami kenaikan yang cukup lumayan. 

Sebagaimana pantauan di blok sayur mayur dan rempah di lantai dasar Sentra Antasari Banjarmasin, dalam empat hari terakhir harga kedua jenis cabai tadi memang naik.

Niko, pedagang aneka cabai, mengatakan, kenaikan harga dua jenis cabai tersebut karena pasokan kurang apalagi sebagian besar pasokan berasal dari luar Kalimantan Selatan.

Baca juga: Ikan Nila Hingga Cabai Merah Jadi Komoditas Penyumbang Inflasi di Kalsel

Baca juga: Kelompok Tani Sekukup Kotabaru Panen Cabai Sebanyak 8 Ton, Rivai Berharap Bisa Tembus Pasar Modern

"Iya, banyak cabai yang masuk ke pasar di Banjarmasin adalah berasal dari beberapa daerah, kalau saya ambilannya pasokan dari Makassar, Sulawesi Selatan. Saat ini pasokan belum datang, makanya harga naik," ujarnya.

Sedangkan hasil pertanian lokal kurang,  karena di level petani di Hulu Sungai terkendala seringnya hujan, sehingga hasil panen belum optimal. Selain itu kondisi cuaca yang memperlambat pengiriman.

"Harga cabai merah besar sebelumnya Rp24 sekarang sampai Rp50 ribu per kilogram, harga cabai merah keriting dari semula Rp25 ribu naik jadi Rp38 ribu per kilogram," jelas Niko.

Adapun cabai biasa hanya mengalami kenaikan Rp 5000 per kilogram, sebelumnya   Rp20 ribu naik jadi Rp25 ribu. Sedangkan cabai pipihan masih tetap di harga Rp30 ribu per kilogram.

Mengenai permintaan cabai, lanjut Niko, saat ini lumayan tinggi apalagi sekarang bulan Maulid banyak warga menggelar acara maulidan.

Baca juga: Harga Cabai Naik Rp200 per Kilogram, Kalsel Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Cabai

Toto, pedagang lainnya, mengatakan, saat ini sebenarnya ada pasokan cabai dari lokal Kalimantan Selatan tapi jumlahnya tidak banyak sehingga belum bisa memenuhi kebutuhan harian pasar.

"Cabai lokal belum banyak, karena beberapa waktu lalu baru panen raya, jadi sementara ini yang bisa masuk pasar Banjarmasin masih terbatas, jadi untuk cabai hasil lokal ada kenaikan sekitar 30 persen ke atas," tukasnya. 

(banjarmasin post.co.id/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved