Breaking News:

Kriminalitas Tabalong

Setubuhi Anak Tetangga, Kakek 71 Tahun di Tabalong Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

PN, Kakek 71 tahun di Tabalong kini terancam hukuman 15 tahun penjara setelah lakukan persetubuhan terhadap anak perempuan di bawah umur

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
humas polres tabalong
Kakek 71 tahun berinisial PN yang diamankan karena diduga setubuhi anak usia 13 tahun di Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Ancaman hukuman maksimal selama 15 tahun penjara kini harus dihadapi pelaku PN, Kakek 71 tahun di Tabalong setelah perbuatan bejatnya yang diduga lakukan persetubuhan terhadap anak perempuan di bawah umur.

Bukan hanya itu saja, kakek yang berasal dari Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini juga dikenakan ancaman denda maksimal Rp 5 miliar.

Pelaku PN (71), warga Kecamatan Jaro, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya itu karena telah diamankan petugas Satreskrim Polres Tabalong, Selasa (9/11/2021) siang, di rumahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara terungkap pelaku ternyata diduga telah melakukan aksinya sebanyak lima kali terhadap korban yang masih berusia 13 tahun dan masih tetangganya sendiri.

Baca juga: Kabur ke Kalsel, Tersangka Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Polisi Gabungan

Baca juga: DPO Persetubuhan Anak Dibawah Umur di  HSU Ini Tewas Didor Polisi, Todong Korban dengan Senpi

Informasi didapat, ulah keji pelaku yang sudah lanjut usia ini terungkap berdasarkan laporan polisi, Selasa, 3 November 2021 di Polres Tabalong.

Laporan disampaikan orangtua korban karena sangat tidak terima setelah mengetahui kejadian yang telah menimpa anaknya.

Awalnya orangtua korban melaporkan kejadian ke Polsek Jaro. Selanjutnya petugas Polsek Jaro mendampingi untuk melapor ke unit PPA Satreskrim Polres Tabalong.

Diketahui, dari hasil pemeriksaan sementara ternyata pelaku melakukan aksinya sebanyak lima kali terhadap korban yang masih tetangganya ini sejak April 2021.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, melalui, Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Mujiono, Kamis (11/11/2021),
membenarkan, ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar terhadap pelaku PN.

Baca juga: Pencabulan di Kotabaru, Dua Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur Diancam Hukuman Penjara 15 Tahun

"Ancaman hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun denda Rp 5 miliar," tegasnya.

Ini karena pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 atau pasal 81 ayat 2 UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak untuk menjadi undang-undang.

Adapun barang bukti yang disita dalam kasus ini berupa dua lembar celana rok serta dua lembar baju kaos berbagai macam motif dan warna. (banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved