Breaking News:

Berita Banjar

Diperbaiki Pasca Rusak Diterjang Gelombang Pasang, Jembatan Tanipah Dibatasi Hanya Pejalan Kaki

Kepala Desa Tanipah, Burhanudin mengaku senang jembatan gantung yang rusak akibat diterjang pasang air lalut cepat disikapi Pemerintah

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
Pambakal Desa Tanipah untuk BPost
Pejabat PUPR berfoto bersama di jembatan viral Desa Tanipah, Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (12/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kepala Desa Tanipah, Burhanudin mengaku senang jembatan gantung yang rusak akibat diterjang pasang air lalut cepat disikapi Pemerintah.

"Bahkan saya sempat berfoto bersama saat kunjungan pejabat dari PUPR. Kami bersyukur jembatan gantung diperbaiki," ujar pembakal Burhanudin, Jumat (12/11/2021).

Pasca viral, pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar mengecek kondisi jembatan gantung.

Bersama pejabat dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan dan PUPR Provinsi Kalimantan Selatan , melihat langsung kondisi jembatan gantung yang rusak diterjang arus kuat pasang air laut.

Baca juga:  Banjir Rob Rendam Desanya, Kades Tanipah Banjar Heran Gelombang Pasang Air Laut Datang Lebih Awal

Baca juga: Jembatan Rusak Diterjang Gelombang Pasang Air Laut, Begini Pelajar di Aluhaluh Berjuang ke Sekolah

Kunjungan para pejabat pembangunan infrastruktur itu  disambut Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Aluhaluh.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Ahmad Solhan mengaku jembatan permanen tetap diusulkan melalui Kementerian PUPR Republik Indonesia. 

Namun, sesuai arahan Bupati Banjar Saidi Mansyur, sementara ini penanganan darurat sehingga jembatan yang rusak akan diperbaiki.

"Kami punya bahan material untuk  perbaikan jembatan. Kata pak Bupati Banjar untuk akses anak pelajar berjalan kaki. Itu kepentingannya sehingga dipasang jembatan darurat dilokasi jembatan yang rusak," katanya.

Baca juga: VIDEO Banjir Rob Rendam Kecamatan Aluhaluh Kabupaten Banjar, Dampak Pasang Air Laut Kalsel

Solhan mengimbau jika jembatan diperbaiki, mohon warga dan Pemerintah Desa membatasi akses warga yang melintas khusus anak-anak pelajar.

"Musim curah hujan yang tinggi, sebaiknya pengguna jembatan ataupun pengguna jalan agar berhati-hati karena banyak genangan air dan kondisi aspal atauoun jembatan licin. Banjir yang tergenang itu hanya lewat saja, sebentar sudah surut," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved