Breaking News:

Bumi Murakata

Ikuti Lomba Cipta Menu B2SA, Cheri Berharap Konsumsi Masyarakat Kabupaten HST Lebih Beragam

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan bersama TP PKK Kabupaten HST ikuti Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kalsel

Penulis: Hanani | Editor: Syaiful Akhyar
Diskominfo HST
Ketua TP PKK HST Cheri Bayuni Budjang saat mendampingi tim penilai dari Pemprov Kalsel, dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kalsel, Selasa (9/11/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Hulu Sungai Tengah bersama Tim Penggerak PKK HST mengikuti Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kalsel, Selasa (9/11/2021).

Tim penilai dari Pemprov Kalsel pun telah melakukan penilaian kegiatan lomba yang digelar di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan tersebut.

Tim terdiri unsur Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kalsel Hj Rolena Kinawati, Dedy Hatta Permana, S. Gz, Ahli Gizi, Sherly Marliana, Ahli Tata Boga serta Susi Lesmayat dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP).

Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan HST. Ketua TP PKK Cheri Bayuni Budjang mengatakan Lomba menu B2SA dilaksanakan rutin setiap tahun.

Hal tersebut sebagai upaya sosialisasi konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman berbasis sumber daya lokal mulai tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

Cheri menyatakan, menu yang disajikan dalam lomba bisa menjadi contoh bagi masyarakat agar mengubah pola konsumsi pangan yang belum beragam menjadi beragam.

Memenuhi kebutuhan keluarga, kata Cheri bisa dilakukan dengan memanfaatkan pekarangan dan menanam sendiri tanaman pangan tersebut.

Ketua TP PKK HST Cheri Bayuni Budjang saat mendampingi tim penilai dari Pemprov Kalsel, dalam Lomba Menu Cipta  Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kalsel, Selasa 9 November 2021.
Ketua TP PKK HST Cheri Bayuni Budjang saat mendampingi tim penilai dari Pemprov Kalsel, dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kalsel, Selasa 9 November 2021. (Diskominfo HST)

Diketahui, selama ini konsumsi pangan terfokus pada beras, sehingga pemanfaatan potensi pangan berbasis sumber daya lokal sebagai sumber karbohidrat masih kurang.

Cheri menyebut, pandangan masyarakat terhadap berbagai pangan lokal seperti jagung, umbi umbian, sagu dan sebagainya masih rendah. Hal itu membuat pengembangan penyediaan bahan pangan lokal non beras lambat.

“Ketergantungan pada satu jenis pangan berdampak rapuhnya ketahanan pangan Nasional. Sedang keberhasilan kita dalam penganekaragaman konsumsi pangan dapat memperkuat ketahanan pangan bahkan meningkatkan ekonomi masyarakat,”katanya.

Melalui lomba ini, diharapkan tiap individu khususnya ibu rumah tangga yang bertanggung jawab dalam menentukan menu keluarga, bisa menyajikan menu B2SA.

“Pada akhirnya konsumsi pangan B2SA bisa menjadi budaya dan gaya hidup masyarakat untuk hidup sehat, aktif dan produktif,”pungkasnya. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved