Breaking News:

Berita Banjar

Tuding Jembatan Kampungbaru Jadi Penyebab Banjir, Agus Sebut Aliran Sungai Paring Tersumbat

Jembatan yang terlalu rendah di Kampung Baru membuat aliran Sungai Paring tersumbat sehingga menjadi penyebab rumah warga kebanjiran

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
Capture Youtube BPost
Jembatan di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Sungai Paring, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar ditunding penyumbat aliran air sehingga menyebabkan banjir, Jumat (12/11/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Intensitas curah hujan yang tinggi di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam  beberapa jam, merendam fasilitas publik dan fasiitas milik Pemerintah Kabupaten Banjar. 

"Setiap hujan deras, 3 jam banjirnya  baru mau surut," ujar Agus, warga RT 01 RW 01 Kampung Baru, Kelurahan Sungai Paring, Kecamatan Martapura, Jumat (12/11/2021).

Rumah Agus berada di cekungan Jalan Kampungbaru, Kelurahan Sungai Paring.

Proyek bronjong batu di saluran air dekat rumahnya tak mampu menampung air hujan.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Kapolda Kalsel Perintahkan Polres dan Polresta Jajaran Polda Kalsel Siaga Banjir

Baca juga:  Banjir Rob Rendam Desanya, Kades Tanipah Banjar Heran Gelombang Pasang Air Laut Datang Lebih Awal

Akibatnya rumahnya dan rumah tetangganya terendam setinggi paha orang dewasa.

Agus menuding, air yang membanjiri kawasan rumahnya, kiriman dari aliran air di Gunung Ronggeng dan sekitarnya.

Selain itu, jembatan di dekat rumahnya menyumbat aliran air sungai kecil disamping rumahnya  sehingga meluap ke jalanan.

"Tidak ada pengaruhnya bronjong. Jembatan harusnya tinggikan dan saluran air dilebarkan," katanya.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, proyek bronjong sungai kecil disamping rumah Agus lebih lebar dari jembatan.

Kemudian saluran di sebelah jembatan tidak selebar sungai kecil karena terhalang pagar beton gedung futsal dan pagar beton  rumah.

Baca juga: Genangan Banjir Rob di Kurau Kabupaten Tanahlaut Meninggi, Ruangan Masjid Sempat Calap

Agus memilih tetap bertahan di dalam rumahnya, meskipun kebanjiran. Perabotan rumah diangkatnya agar terhindar dari banjir. 

"Saya berharap Pemerintah Kabupaten Banjar mengatasi banjir di Kampung Baru, Kelurahan Sungai Paring," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved