Breaking News:

Berita Batola

Nenek Jumayah Sebatang Kara di Kabupaten Batola Ini Senang Rumahnya Diperbaiki

Perserta KKBWKT Kalsel bantu perbaiki rumah Nenek Jumaiyah yang sebatang kara di Desa Antar Raya RT 2, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Nenek Jumaiyah duduk di depan rumahnya yang telah diperbaiki, di Desa Antar Raya RT 2, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), melalui kegiatan sosial Kemah Karya Bakti Wisata Karang Taruna (KKBWTT) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Meski tak melihat jelas bagaimana warna dan bentuk, Nenek Jumaiyah senang rumah yang dihuninya diperbaiki. 

Perbaikan hunian nenek Jumaiyah ini merupakan bagian dari kegiatan sosial Kemah Karya Bakti Wisata Karang Taruna (KKBWKT) Provinsi Kalimantan Selatan XXXII.

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Antar Raya RT 2, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola (Barito Kuala), Kalsel.

Sedangkan Nenek Jumaiyah merupakan warga yang tergolong tidak mampu, hidup sebatang kara tanpa anak dan anggota keluarga lainnya.

Selain telah berumur, indera penglihatan nenek asal Barabai HST ini juga sudah tidak dapat berfungsi sebagai mana mestinya.

Baca juga: KKBWKT Kalsel XXXII di Desa Antar Raya Batola, Karang Taruna Gelar Sejumlah Kegiatan Sosial

Baca juga: Waspadai Air Pasang dan Cuaca Ektrim, BPBD Batola Ingatkan Warga Bantaran Sungai Barito 

Penuturannya, dulu datang dari Kabupaten HST (Hulu Sungai Tengah) ke Kabupaten Batola untuk bekerja sebagai buruh panen padi bersama dua kawan. Namun, kedua kawannya telah lama meninggal. 

"Dulu sempat bersuami, kebetulan ia buta juga. Dan sekitar 5 tahun lalu, meninggal," ucapnya, Sabtu (13/11/2021). 

Mulai saat itu, ia pun hidup sendirian dan beberapa tahun terakhir penglihatannya bermasalah hingga berdampak pada tidak melihat sama sekali. 

Masih dari cerita nenek Jumaiyah, untuk memenuhi keperluan makan sehari-hari ia hanya bisa menadahkan tangan di pinggir jalan mengharap pemberian orang.

"Hampir tiap hari beliau ini di pinggir jalan, menadahkan tangan. Biasanya anak saya yang mengantar naik motor," terang Iwan, tetangga Nenek Jumaiyah.

Baca juga: VIDEO Petani Desa Sumber Rahayu Batola Kembangkan Budidaya Tanaman Porang

Baca juga: Ahmad dan Dewi Dinobatkan sebagai Pasangan Atak Diang Batola 2021

Lebih jauh Iwan bercerita, dalam keseharian nenek Jumaiyah ini, ia bersama tetangga lainnya lah yang membantu. Baik itu makan dan keperluan lainnya. 

Ia bersama warga lainnya hanya turut prihatin dan berusaha membantu sebisa mungkin. Terlebih lagi kondisinya memang sangat terbatas untuk berbuat apa-apa. 

Saat ditemui di halaman rumah Nenek Jumaiyah, beberapa warga bersama-sama membersihkan lantai rumah agar bisa dihuni secepatnya. Meskipun hanya untuk beristirahat dan tidur. 

"Beruntungnya, sementara ini Alhamdulilah Nenek Jimaiyah masih dapat bantuan dari program pemerintah dan perusahaan yang ada di daerah setempat, hanya saja kondisi beliau yang seperti itu," pungkas Iwan.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved