Breaking News:

Travel

Sungai Keruh Tak Pengaruhi Antusias Wisatawan untuk River Tubing Meratus di Kabupaten HST

Pengelola iver Tubing Meratus (RTM) Kabupaten HST, Kalsel, melayani wisatawan menjajal Sungai Alat Kabupaten HST yang kini riamnya bertambah banyak.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
DAYAT
Wisatawan dari Banjarmasin menikmati wisata River Tubing Meratus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (14/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Wisata River Tubing Meratus (RTM) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, kembali dibuka bagi wisatawan sejak sekitar sebulan lalu.

Pengelola RTM, Hijri Noor, mengatakan, pihaknya melayani wisatawan menjajal Sungai Alat Kabupaten HST yang kini riamnya bertambah banyak pasca banjir bandang pada pertengahan Januari 2021.

Sebagai tahap awal, pengelola masih membuka wisata berarung jeram di kawasan Pegunungan Meratus tersebut menggunakan ban besar tersebut untuk akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu. 

Tiap minggu ada saja wisatawan yang mendaftar. "Kami melayani minimal lima orang dan maksimal 20 orang satu trip dengan tarif per orang Rp 60 ribu," katanya, Minggu (14/11/2021). 

Baca juga: Kuras Sumur IKK yang Tersumbat Sampah, PDAM Kabupaten HST Kalsel Cari Solusi

Baca juga: Timbulan Sampah HST 3.147 Ton Per Bulan,  Dinas LHP Dorong Milineal Kelola Bank Sampah

Untuk rute, masih rute pendek jalur Arangani-Alat dengan jarak sekitar 4 kilometer atau sekitar 2 jam.

Sebelumnya, ada dua jalur pilihan lagi, yaitu dari Air Terjun Mantawila ke Arangani yang merupakan rute ekstrem dan rute Alat-Manggasang,juga jalur ekstrem.

"Pasca banjir titik riam berubah dan bertambah. Dulu 14 titik riam ekatrem dan 8 arus tenang. "Sekarang kami masih melakukan pengamatan dan pendataan," kata Hijripun.

Dia juga menyebut, saat yang paling tepat untuk tubing adalah saat kondisi airnya dalam seperti sekarang.

Baca juga: Cari Sinyal Seluler, Guru SDN 3 Haruyan Dayak Kabupaten HST Harus Naik ke Puncak Gunung

Baca juga: Jembatan Timan-Patikalain HST Kembali Terhubung, Warga Masih Was-was Turun Naik Air Sungai

Selain banyak riam deras juga risiko bannya terbalik lebih minim dan cepat menyelesaikan rute.

Meski kondisi airnya kini masih keruh karena terus terusan diguyur hujan, tak memengaruhi antusias wisatawan untuk mencoba wisata seru dan menantang itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved