Breaking News:

Berita HSU

Debit Air Sungai di Kabupaten HSU Masih Tinggi, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Pejabat BPBD Kabupaten HSU, Provinsi Kalsel, minta personelnya dan juga warga waspada jika terjadi banjir akibat luapan Sungai Balangan.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Sungai besar di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (16/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Debit air sungai yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, masih cukup tinggi, Selasa (16/11/2021). 

Aliran sungai balangan dari pantauan justru lebih rendah dibanding dua hari lalu yang sampai meluap dan menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang.

Video di salah satu sungai besar di Kota Amuntai: https://www.youtube.com/watch?v=ryfanAO5RrU

Saat ini, jalan sudah tak lagi terendam. Seperti yang terpantau di ruas Jalan A Yani tak jauh dari Taman Putri Junjung Buih, Kota Amuntai, Kabupaten HSU.

Meskipun debit air sungai yang tinggi sejak beberapa hari lalu, namun pengerjaan siring di Kelurahan Paliwara, Amuntai, Kabupaten HSU, masih terus berlangsung..

Baca juga: Meninggal Tenggelam di Sungai, Pria HSU Kalsel Ini Sempat Dilarang Istri Berangkat Cari Ikan

Saat ini seluruh pekerja wajib menggunakan alat pelindung diri seperti helm, rompi dan juga sepatu. 

Pada aliran air sungai di pusat Kota Amuntai juga tampak banyak sampah seperti batang bambu yang ikut terbawa aliran air.

Hal ini menyebabkan warga yang berada di pinggiran sungai, harus berhati-hati. Sebabnya, sampah bisa tersangkut di tiang rumah dan dapat menyebabkan kerusakan hingga merobohkan rumah.

Sementara itu, Kepala BPBD HSU Sugeng Riyadi, mengatakan saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan seluruh relawan yang ada di seluruh kecamatan.

Baca juga: OTT KPK di HSU - Kasus Proyek Irigasi di Kabupaten HSU Diagendakan di Tipikor Banjarmasin

Baca juga: Sebanyak 76 Ketua Tim Penggerak PKK Desa di Kabupaten HSU Dilantik

Mereka telah diminta untuk bersiaga apabila terdapat kiriman air sungai dari Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan.

"Siaga banjir tetap dilakukan. Warga tetap diminta waspada. Hal yang perlu di ditekankan adalah jika warga yang melakukan aktivitas di sungai, harus lebih hati-hati. Terlebih sudah ada  korban tenggelam yang menyebabkan meninggal dunia. Hal ini perlu menjadi di perhatian dan kewaspadaan seluruh warga," pesan dia.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved