Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Tangkapan Ikan Laut Berkurang, Harga Pindang di Banjarmasin Bergejolak

Penjual ikan di pasar kawasan Jalan A Yani Km 6 Banjarmasin dan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar kurang stok pindang karena tangkapan nelayan sedikit.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Penjual ikan di sebuah pasar di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (16/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Baru sepekan  lalu harga ikan laut relatif terjangkau, namun setelah itu pasokan berkurang sehingga mulai ada pergolakan harga jual di kalangan pedagang ikan.

Terutama jenis ikan pindang, harga mengalami kenaikan hingga 40 persen dari sepekan lalu. Semula Rp 20 ribu per kilogram, sekarang mencapai Rp 35 ribu per kilogram.

Sementara ikan laut jenis lainnya hanya mengalami pergeseran harga Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu/kg, di antaranya ikan tongkol sisik sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

Sedangkan ikan peda bertahan di angka Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram. Begitu juga ikan lainnya.

Baca juga: Berkah Sawit, Petani Tanahlaut Ini Kini Bisa Kuliahkan Anak Ke Luar Negeri, Begini Kisah Suksesnya

Baca juga: Budi Daya Porang Mulai Ramai, ASPI Kabupaten Batola Diharapkan Wujudkan Corporate Farming

Menurut Anang, pedagang ikan di pasar kawasan Jalan A Yani Km 6 Banjarmasin, ikan laut saat ini agak sedikit pasokannya, terutama jenis pindang tidak tersedia. Sementara yang dijualnya hanya sisa ikan kemarin.

"Sisa ini saja ikan pindangnya, kondisinya kurang segar karena memang tidak ada pasokan dari nelayan," ujarnya.

Lanjutnya, memang sudah biasa jika pasokan ikan laut kurang, maka harga akan mengalami kenaikan.

Sedangkan dari Herman, pedagang ikan laut di Pasar Ahad, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, tidak menyediakan ikan pindang berhubung memang tidak ada stoknya.

Baca juga: Harga Telur Ayam Ras di Banjarmasin Naik, Pengecer Jual Rp 24 Ribu Per Kilogram

Baca juga: Bakeuda Banjarmasin Sosialisasikan Pajak BPHTB dan Pajak Sarang Burung Walet

"Kalau ikan pindang sedang banyak di Pelabuhan Banjar Raya Banjarmasin, saya pasti menyediakan pindang. Tapi saat ini lagi kosong," ujarnya.

Adapun Halimah, pengunjung pasar, mengaku sudah dua pasar didatangi untuk cari ikan pindang, tapi kosong. Padahal keluarganya sangat menyukai jenis ikan tersebut.

"Kalaupun beli ikan lain, harganya juga lumayan tinggi. Ikan pindang biasanya saya beli banyak untuk lauk keluarga. Tapi kalau ikannya tidak segar saya beli juga hanya saja untuk makan kucing," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved