Breaking News:

Heboh Banget

VIDEO HEBOH BANGET -  Anggota Brimob Cekcok dengan Sopir Angkot, Danyon Parepare Beri Penjelasan

Beredar di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berkaos Brimob terlibat cekcok dengan sopir angkot

Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID - Beredar di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pria terlibat cekcok dengan sopir angkot. Pria tersebut mengenakan kaos bertuliskan Brimob di punggungnya.

Video berdurasi 13 detik itu kemudian viral di media sosial Instagram. Setelah video cekcok tersebut viral, Komandan Batalyon Brimob Parepare Kompol Sapari akhirnya menjelaskan kejadian sebenarnya.

Pihaknya mengakui bahwa pria yang di dalam video adalah anggotanya yang berinisial Briptu NR.

Kronologi kejadian tersebut di sampaikan via rilis Brimob Parepare, Jumat (12/11/2021) siang.

Menurut Kompol Sapari, sekitar pukul 11.10 WITA, Briptu NR akan menjenguk mertuanya di Pinrang bersama anak dan istrinya.

Mereka berangkat menggunakan mobil pribadi bernomor polisi DP 1408 DM. Saat mereka melintasi Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Kantor Wali Kota Parepare, ada dua angkot yang tengah ugal-ugalan.

Dua angkot tersebut berhenti di tengah jalan dan menghalangi pengendara lain. Akibatnya terjadi kemacetan di sepanjang jalan tersebut.

Mengetahui hal itu, Briptu NR langsung turun untuk mengatur jalan dan menghampiri sopir angkot tersebut. Namun keduanya malah terlibat cekcok di tepi jalan.

Menurut sopir, ia mengira bahwa angkot yang ia kejar di depan ditumpangi oleh istrinya. Diduga kedua sopir angkot yang ugal-ugalan itu memang terlibat masalah rumah tangga.

Melihat banyak masyarakat yang berkumpul dan akan menghakimi sopir, Briptu NR mengajak sopir untuk menyelesaikan masalahnya di kantor.

Kemudian, Briptu NR menyuruh sopir turun, namun tidak dihiraukan oleh sopir tersebut. Melihat kaos yang dikenakan Briptu NR bertuliskan Brimob, sopir tersebut malah kabur dan kembali mengejar mobil angkot sebelumnya.

Kompol Sapari menegaskan, kejadian itu hanya persoalan miss komunikasi.

"Masalahnya sudah selesai, hanya miss komunikasi aja," katanya.

Kini permasalahan itu sudah di tangani oleh Provos setempat. Sapari berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memberikan informasi.

"Jadi masyarakat jangan asal, takutnya nanti ada kesalahpahaman," tutupnya. (Tribun-Video.com/Tribun-Timur.com)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved