Breaking News:

Berita Tapin

16 Pasangan Suami-Istri Masyarakat Dayak Harikit Disahkan Pengadilan Negeri Rantau

Pengesahan pernikahan Pasutri Dayak Harikit yang digelar hari ini dilakukan dalam rangka program Pelayanan Langsung Mendatangi (Pelangi).

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/stan
Proses sidang pengesahan perkawinan Masyarakat adat Dayak di Kecamatan Piani, Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sebanyak 16 pasangan suami-istri (pasutri) masyarakat Dayak Harakit, Tapin yang menikah secara adat, disahkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Rantau, Rabu, (17/11/2021).

Humas PN Rantau, Afit Rufiadi kepada Banjarmasinpost.co.id mengatakan pengesahan pernikahan secara adat diikuti 16 pasangan suami-istri.

"Semuanya dari masyarakat adat Dayak Harikit yang mendiami Pegunungan Meratus, termasuk Desa Harikit dan Desa Balawaian, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin yang menganut agama Kristen, Hindu, dan kepercayaan Kaharingan," jelasnya.

Rufiadi mengatakan pengesahan pernikahan yang digelar hari ini dilakukan dalam rangka program Pelayanan Langsung Mendatangi (Pelangi).

Baca juga: Pemuda Pelopor Banjarmasin 2020 Azmi Galang Dana Bantuan untuk Bantu TK Alquran Nurul Ulum Tapin

Baca juga: Siaga Banjir di Kelurahan Raya Belanti, Anggota Komisi II DPRD Tapin Turun Pantau Lokasi

"Hal itu guna menunaikan amanat alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945, yaitu tujuan dibentuknya NKRI, di antaranya melindungi segenap tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum. Selain itu, Pasal 27 ayat (1) UUD 1945, yaitu persamaan kedudukan di mata hukum dan pemerintahan," jelasnya.

Acara sidang dilakukan di Kantor Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Kalsel, dengan hakim tunggal Afit Rufiadi.

Program ini juga bagian dari Memory of Agreement PN Rantau dengan Pemkab Tapin.

Rufiadi mengatakan Pencatatan pernikahan ini menjadi penting karena bagian dari amanat Pasal 28 A-28J UUD 1945, yaitu setiap warga negara berhak mendapat jaminan dan perlindungan dalam berbagai pelaksanaan HAM.

Baca juga: Festival Alquran UM Banjarmasin 2021, WR II Harapkan Mahasiswa Baca Alquran Sebelum Mulai Kuliah

Baca juga: Progres Pembangunan Pondasi Masjid Apung Pagatan Tanbu, Sudah Selesai 95 Persen

Selain itu, perintah dari Pasal 29 ayat (2) UUD 1945, di mana warga mendapat jaminan memeluk salah satu agama dan melaksanakan ajaran agamanya masing-masing.

"Program ini juga dapat memberikan akses keadilan kepada seluruh lapisan masyarakat, mendekatkan pelayanan Pengadilan Negeri Rantau kepada masyarakat, menciptakan persidangan cepat, sederhana dan biaya ringan dan membantu masyarakat yang tidak mampu dalam memperoleh hak atas akta perkawinan dan akta kelahiran," jelasnya.

Selain itu juga memberikan kemudahan kepada masyarakat adat di Kabupaten Tapin untuk melakukan pengesahan perkawinan.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved