Berita Banjarmasin

Melintas di Jam Sibuk, Dishub dan Satlantas Polresta Banjarmasin Tertibkan Ratusan Truk

Sejumlah sopir truk angkutan terpaksa harus memutar arah armadanya, kembali menuju luar Kota Banjarmasin

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Sejumlah truk roda enam berjejer di depan pintu gerbang masuk Kota Banjarmasin, Jalan Ahmad Yani Km 6, mereka terjaring Ops Zebra Intan 2021, yang dilaksanakan oleh Dishub bersama Satlantas, Rabu (17/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah sopir truk angkutan terpaksa harus memutar arah armadanya, kembali menuju luar Kota Banjarmasin,  Rabu (17/11/2021) sore.

Ini mereka lakukan setelah petugas gabungang Dishub, bersama Satlantas Polresta Banjarmasin, menggelar Oprasi Zebra Intan 2021, tepatnya di Pintu Gerbang Masuk Kota Banjarmasin, Jalan Ahmad Yani Km 6.

Rizky (21) seorang sopir mengaku, tidak mengetahui adanya aturan bahwa truk roda enam atau lebih, tidak boleh melintas dari pukul 15.00 hingga 18.00 wita.

"Baru pertama kali ditertibkan ini sebelumnya belum pernah, karena tidak tahu juga kalau ada aturan itu," katanya.

Baca juga: Truk Tercebur ke Parit di Barabai Kalsel Akhirnya Dievakuasi, Sopir Akui Mengantuk

Baca juga: Truk Terbalik di Lokasi Proyek Jembatan, Dinas PUPRP Tala Larang Armada Besar Melintas

Sopir truk pembawa air bersih itu pun mengaku hanya di data oleh petugas, dan diminta untuk mematuhi aturan.

"Hanya di data dokumen kelengkapan sama di imbau, supaya tidak lewat dalam kota pada jam sibuk," ucapnya.

Sementara itu KBO Satlantas Polresta Banjarmasin, Ipda Sunaryanto menjelaskan, bahwa kegiatan penertiban tersebut sudah mereka lakukan selama dua hari.

Hasilnya sudah ada sekira 200 truk beroda enam atau lebih, yang mereka tertibkan.

"Kemarin sudah ada 100 truk, dan hari ini jumlahnya hampir sama. Rencananya penertiban ini kami lakukan sampai besok," ujarnya.

Baca juga: Sopir Lelah dan Mengantuk, Truk Pengangkut 11 Ton Semen Terguling Masuk Parit di Barabai HST

Sunaryanto juga mengimbau kepada sopir angkutan truk, agar bisa mematuhi aturan yang berlaku.

"Sekarang ini tindakan hanya teguran, imbauan dan pendataan, bila masih ditemukan lagi sopir dan angkutan yang sama melanggar, maka bisa saja kami lakukan tindakan yang lebih tegas," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved