Breaking News:

Sport

Pengurus KONI Kabupaten HSS Bantu Tangani Persoalan Sejumlah Pengcab Olahraga

Pengurus KONI Kabupaten HSS bantu persoalan di Pengcab FPTI, POBSI, Perwosi, BAPOPSI dan Perbakin supaya bisa ikut Porprov Kalsel 2022.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syamsuri Arsyad (seragam cokelat) mendampingi rombongan Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan yang melihat-lihat venue, Senin (31/5/2021). Rencana, Kabupaten HSS menjadi tuan ruan Porprov Kalsel 2022. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Lima pengurus keolahragaan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, mengalami permasalahan kepengurusan.

Dampaknya, lima cabor ini belum ada kepastian untuk bisa mengikuti Pekan Olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Porprov Kalsel) di daerahnya sendiri, yakni Kabupaten HSS, pada 2022.

Wakil Sekretaris Umum KONI HSS, Mahyuni, Rabu (17/11/2021). mengatakan, lima pengcab dimaksud adalah  Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BapopsiI) dan Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin).

Masih kata Mahyuni, persoalan internal di masing-masing pengcab ini bervariasi dan tidak bisa dicampuri KONI HSS. "Kami menyerahkan keputusan ke pengprov untuk melakukan muscab," ucapnya.

Baca juga: DPRD Cek Kesiapan Porprov Kalsel, Kekurangan Stadion Akan Dibenahi

Baca juga: Persiapan Porprov 2022, Komisi IV DPRD Kalsel ke Kabupaten HSS untuk Tinjau Venue

Dikatakannya, kepengurusan POBSI dan Perwosi HSS sudah kedaluwarsa. Karena itu, diminta untuk melaksanakan  muscab.

Selanjutnya, pada BAPOPSI, pembentukan kepengurusan tidak sesuai dengan aturan dasar rumah tangga. "Kepengurusan harus sesuai AD RT," imbuhnya.

Untuk Perbakin, sambung Mahyuni, KONI HSS sudah mengambil alih untuk melakukan muscab. 

"Pengcab Perbakin HSS saat ini terkendala belum keluarnya SK dari Pengprov. "KONI HSS sudah memberikan surat peringatan agar pengprov secepatnya mengeluarkan SK kepengurusan baru," lanjut Mahyuni.

Baca juga: Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Kalsel 2020, Pemkab HSS Ajukan Anggaran Rp 19 Miliar

Ditegaskan, jika rekomendasi tak digubris, maka KONI HSS mengancam mengeluarkan pengcab dari anggota.

"Dampaknya, cabor tidak bisa dipertandingkan di Porprov Kalsel. Semoga, permasalahan tersebut segera ditindaklanjuti masing-masing kepengurusan cabor," harap dia.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved