Breaking News:

HSU Mantap

Rancangan Perda APBD 2022 Kabupaten HSU Telah Ditetapkan

Rapat paripurna membahas raperda APBD Kabupaten HSU 2022 yang disepakati menjadi perda, diadakan di gedung DPRD, dihadiri Bupati Abdul Wahid HK.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
PEMKAB HSU
Bupati H Abdul Wahid HK menandatangani dokumen setelah rapat paripurna di dalam Gedung DPRD di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Abdul Wahid HK, menghadiri rapat raripurna di gedung DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Agenda rapat adalah pengambilan keputusan terhadap raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2022.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang Paripurna DPRD di Kota Amuntai, Kabupaten HSU, Provinsi Kalimantan Selatan.

Bupati HSU H Abdul Wahid HK menyampaikan, APBD adalah rencana keuangan tahunan daerah yang ditetapkan dengan peraturan daerah.

"Karena bersifat perencanaan, maka seluruh alokasi anggaran yang kita cantumkan dalam APBD baik alokasi anggaran pendapatan, belanja, dan pembiayaan semuanya bersifat estimasi atau perkiraan dengan ketentuan penetapan alokasi anggaran tersebut harus terukur, realistis dan dapat dipertanggung jawabkan," ucapnya.

Ia menambahkan, RAPBD Tahun Anggaran 2022 yang diajukan disusun dengan mempedomani KUA dan PPAS yang telah disepekati bersama pada tanggal 18 Agustus 2021.

Bupati H Abdul Wahid HK bersama pimpinan dewan setelah rapat paripurna di Gedung DPRD di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.
Bupati H Abdul Wahid HK bersama pimpinan dewan setelah rapat paripurna di Gedung DPRD di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. (PEMKAB HSU)

Formatnya, berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022.

"Alokasi anggaran pendapatan daerah kami estimasi bersumber dari pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer, baik pendapatan transfer dari pemerintah pusat maupun pendapatan transfer dari pemerintah provinsi, sedangkan belanja daerah sesuai dengan RAPBD yang kami sampaikan, alokasi belanjar daerah akan kita gunakan untuk membiayai belanjar operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer," urai Wahid.

Lebih lanjut, atas nama Bupati dan pemerintah daerah, dirinya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kabupaten HSU.

Karena dalam hal ini, lanjut dia, telah tercapai kesepakatan dan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2022 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Setelah melalui tahapan demi tahapan pembahasan, alokasi anggaran baik pendapatan, belanja, maupun pembiayaan APBD Tahun Anggaran 2022 dengan rincian sebagai berikut, pendapatan daerah Rp 990. 817.341.050.

Kemudian, belanja daerah Rp 1.301.243.762.456, defisit Rp 310.426.421.406.

Selanjutnya, pembiayaan daerah, yakni penerimaan Rp 352.926.421.406, pengeluaran Rp 42.500.000.000,  pembiayaan netto Rp 310.426.421.406. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved