Breaking News:

Berita HST

Truk Tercebur ke Parit di Barabai Kalsel Akhirnya Dievakuasi, Sopir Akui Mengantuk

Truk disopiri Febri warga Pelaihari terguling ke parit di Barabai Kabupaten HST, Kalsel, berhasil dievakuasi. Penyebabnya, korban mengaku mengantuk.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Proses evakuasi truk terbalik dari parit di ruas Jalan Walangsi-Kapar, Desa Banua Budi, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (17/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Nahas dialami Febri (25), warga Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (17/11/2021).

Saat menyopiri truk, mengalami kecelakaan sekitar pukul dini hari. Truknya terguling dan terbalik di parit, ruas Jalan Lingkar Walangsi-Kapar, Desa Banua Budi, Kecamata Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel.

Ia selamat dan tanpa terluka. Ttruknya rusak di bagian bumper. Namun untuk evakuasi truknya, baru bisa dilakukan saat sore. Pengangkatan truk dilakukan menggunakan alat berat.

Kepala Satlantas Polres HST, Iptu Khamdari, mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan di lapangan terkait kecelakaan tunggal di jalan tersebut.

Baca juga: VIDEO Truk Angkutan Semen Tercebur ke Parit Lalu Terbalik di Hulu Sungai Tengah

Baca juga: Kecelakaan di Kalsel, Truk Terguling di Garuda Maharam Kabupaten Balangan Dievakuasi

Diketahui, Febri mengakui saat mengemudi merasakan ngantuk, sehingga hilang kendali. Lalu, truk oleng ke kiri hingga kemudian tercebur ke parit yang berada di tengah-tengah dua jalur jalan tersebut.

Sebelum kecelakaan, dia datang dari Puruk Cahu, Kalimantan Tengah, mengantar sapi. Kemudian di Kabupaten Tabalong Kalsel mengangkut semen untuk dibawa ke Pelaihari Kabupaten Tala sebanyak 200 sak atau 1 ton.

“Beruntung anak saya selamat. Untuk semen yang diangkut, mudahan masih ada yang bisa diselamatkan,” ungkap ibunya Febri kepada Banjarmasinpost.co.id.

Dia mengatakan, datang ke lokasi musibah untuk menjemput anaknya. Berangkat sejak pukul 04.00 dari Pelaihari ke Barabai.

Baca juga: Truk Terbalik di Lokasi Proyek Jembatan, Dinas PUPRP Tala Larang Armada Besar Melintas

Diketahui, Jalan LIngkar Walangsi-Kapar merupakan jalan berstatus jalan nasional yang masih minim rambu lalu lintas dan tak ada penerangan jalan.

Jalan tersebut dibangun sekitar tahun 2012 oleh Pemkab HST yang kemudian statusnya berubah menjadi jalan nasional. Karena itu, pemeliharaannya berada d bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XI Banjarmasin.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved