Puasa Senin Kamis

Tata Cara Puasa Senin Kamis, Simak Niat dan Keutamaannya

Puasa Senin Kamis termasuk puasa sunnah yang dikerjakan pada hari Senin dan Kamis. Nah, inilah tata cara Puasa Senin Kamis bagi umat Islam yang ingin

Penulis: Mariana | Editor: Edi Nugroho
istimewa
puasa senin kamis dianjurkan rutin dilaksanakan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tata cara Puasa Senin Kamis bagi umat Islam yang ingin menjalankannya.Puasa Senin Kamis termasuk puasa sunnah yang dikerjakan pada hari Senin dan Kamis.

Puasa Senin Kamis hampir sama dengan puasa wajib di bulan Ramadhan maupun puasa sunnah lainnya.

Sama seperti puasa biasanya, dalam menjalankan puasa Senin Kamis dimulai sejak terbit matahari (Shubuh) hingga terbenamnya matahari (Maghrib).

Perbedaannya hanya terletak pada niat.

Tata Cara Puasa Senin Kamis

1. Membaca niat

Niat puasa Senin Kamis sebaiknya dilakukan di malam hari atau sebelum terbit fajar. Namun bisa pula dilakukan saat makan sahur.

Baca juga: Hukum Menggabungkan Niat Puasa Senin Kamis dengan Qadha Ramadhan, Cukup Satu Niat

Baca juga: Niat Buka Puasa Ayyamul Bidh Rabiul Akhir 1443 H, Simak Kemuliaan Puasa Putih 3 Hari

2. Makan sahur

Makan sahur merupakan salah satu sunnah dalam ibadaha puasa. Ibadah puasa menjadi lengkap dan mendapat pahala dengan dilakukannya sahur. Namun jika tidak dilakukan, misalnya karena terlambat bangunn puasanya tetap sah.

3. Menahan hawa nafsu

Seperti halnya puasa wajib ramadan, puasa sunnah Senin Kamis di mulai sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Selanjutnya yang paling penting melaksanakan puasa Senin Kamis adalah menahan hawa nafsu dari hal yang bisa membatalkan puasa.

Adapun hal-hal yang membatalkan puasa yakni makan, minum, berhubungan dengan istri dan lain-lain. Tak hanya itu, Mama juga dianjurkan untuk menahan diri dari yang membatalkan pahala puasa, antara lain bohong, ghibah, dan segala bentuk kemaksiatan.

4. Berbuka puasa

Buka puasa dilakukan ketika matahari terbenam yaitu saat masuk waktu salat Maghrib. Umat muslim disunnahkan menyegerakan berbuka puasa.

Niat Puasa Senin Kamis

Menurut Buku Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh Ustadz Muhammad Syukron Maksum, berikut bacaan niat Puasa Senin Kamis:

Niat Puasa Hari Senin:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa'ala

Artinya:

Saya niat puasa pada hari Senin, sunat karena Allah Ta’aalaa.

Niat Puasa Hari Kamis:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta'ala

Artinya:

Saya niat puasa pada hari Kamis, sunat karena Allah Ta’aalaa.

Keutamaan Menjalankan Puasa Senin Kamis

1. Hari kelahiran Rasulullah, penetapan kenabian dan diturunkannya Al Quran

Hari lahir Rasulullah SAW adalah hari Senin.

Selain itu, pada hari itu, Rasulullah SAW juga mendapatkan wahyu pertama yang disampaikan oleh Malaikat Jibril yang membawa risalah kenabian.

Hal ini berdasarkan penuturan Abu Qatadah ra, bahwasanya Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam ditanya tentang berpuasa pada hari Senin.

Beliau bersabda: "Itu adalah hari yang saya dilahirkan di dalamnya dan hari yang saya diangkat sebagai Rasul atau hari yang pada saya diturunkan Al-Qur’an." (HR.Muslim).

2. Hari pemeriksaan amal

Pemeriksaan catatan amal sehari-hari saat masih di dunia, diperiksa secara berkala.

Ternyata pemeriksaan amal itu dilakukan pada hari Senin dan Kamis.

Maka jika pemeriksaan amal itu terjadi saat kita sedang berpuasa, semoga nilai keurukan dari amal kita berkurang dan nilai amal kebaikannya bertambah.

Puasa Senin Kamis 09
Puasa Senin Kamis 09 (istimewa)

Dalam sebuah Riwayat disebutkan, Rasulullah saw. bersabda: "Amal perbuatan itu diperiksa tiap hari Senin dan Kamis, maka saya suka diperiksa amalku sedang saya berpuasa." (HR. Turmudzi).

3. Berharap ampunan Allah SWT

Mengapa Rasulullah SAW memperhatikan puasa senin kamis sampai sedemikian rupa hingga tidak pernah melewatkannya?

Oleh sebab itu, Seperti Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. membuat para sahabat bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan hari Senin dan Kamis.

Saat para sahabat bertanya pada Beliau apa sebabnya, maka sabdanya:

“Sesungguhnya amal-amal itu dipersembahkan pada tiap Senin dan Kamis, maka Allah berkenan mengampuni setiap Muslim atau setiap mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan, maka friman-Nya: "Tangguhkanlah keduanya", (HR. Ahmad).

Oleh karena itu, kita berharap mendapat ampunan dari Allah SWT atas amalan amalan-amalan buruk yang kita lakukan setiap hari.
(Banjarmasinpost.co.id/Mariana).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved