Breaking News:

Kriminalitas Kotabaru

Buron 18 Bulan, Penganiaya Purnawirawan Polri di Kotabaru Dibekuk Polsek Kelumpang Hulu

Hadri alias Uncit (44) tersangka penganiaya purnawirayan Polri dibekuk Polsek Kelumpang Hulu

Penulis: Herliansyah | Editor: Hari Widodo
Kapolsek Kelumpang Hulu untuk BPost
Pelaku penganiaya purnawirawan Polri, Hadri berhasil ditangkap polisi, Minggu (21/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Hadri alias Uncit (44), warga Desa Bangkalaan Melayu, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan berhasil diringkus anggota Kepolisian Sektor (Polsek) setempat.

Hadri harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, menganiaya dan melakukan pembacokan pada 15 Mei 2020 lalu.

Kejadian terjadi di areal perkebunan kelapa sawit Divisi I Bukit Kapur (BKPE) PT Smart Blok D 33 Desa Bangkalaan Melayu, Kecamatan Kelumpang Hulu Kotabaru.

Penganiayaan dengan pemberatan oleh pelaku dengan menggunakan parang jenis mandau terhadap Yunan H Nasution seorang purnawirawan Polri yang tinggal di perumahan sekaligus staf SCNE.

Baca juga: Penganiayaan di Banjarmasin - Dibacok Saat Lewat Jembatan Teluk Tiram, Pria Ini Sempat Kejar Pelaku

Baca juga: Penganiayaan di Kalsel, Bacok Tetangga Hingga Terluka, Keluarga Sebut Warga Atuatu Tala Ini  ODGJ

Baca juga: Penganiayaan di Kalsel - Pemuda di Atuatu Pelaihari, Kejar Tetangga hingga Kolong Rumah

Kapolres Kotabaru AKBP Gafur Aditya Siregar SIK melalui Kapolsek Kelumpang Hulu Iptu Abdul Shomad membenarkan, pelaku penganiayaan terhadap seorang purnawirawan Polri terjadi setahun lalu berhasil ditangkap, Minggu (21/11/2021).

Selain itu diamankan barang bukti senjata tajam berupa mandau yang digunakan pelaku saat menganiaya korban.

Penangkapan pelaku di sebuah pondok tidak jauh dari permukiman, di Desa Bangkalaan Melayu langsung di bawah pimpinan Kapolsek Iptu Abdul Shomad.

Menurut dia, pelaku sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) ini tergolong 'licin', semenjak kejadian penganiayaan ia (pelaku) selalu berpindah-pindah tempat.

Untuk diketahui, terjadinya penganiayaan terhadap korban oleh pelaku bermula, saat asisten kebun Bukit Kapur (Divisi-1) Azis Rizal menemukan buah di parit di pinggir jalan dan ditutupi pelepah.

Berjarak lebih kurang 100 meter terdapat sepeda motor Yamaha Mio. Melihat kondisi yang janggal itu, tidak lama datang beberapa staf BKPE PT Smart di areal tersebut.

Tidak berselang lama kedatangan staf BKPE, pelaku Hadri juga datang dari arah timur Blok D 33. Pelaku mendatangi staf yang saat itu sedang berdiskusi di lokasi tersebut. 

Baca juga: Buntut Penganiayaan, Petugas Sita Alkohol 95 Persen di Warung Samping SPBU AKR Trikora Banjarbaru

Korban dan pelaku sempat berdiskusi. Namun tidak lama, pelaku langsung menebas tubuh korban menggunakan mandau.

Korban tersungkur ke tanah dengan luka di bahu kanan dan punggung. Melihat kondisi itu pelaku melarikan diri memakai sepeda motor. Sedangkan korban dengan kondisi berlumuran darah dibawa ke rumah sakit di Tanahbumbu. (Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved